SRAGEN – Menghadapi musim kemarau yang mulai berlangsung, Babinsa Desa Poleng Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen Sertu Kokok melaksanakan koordinasi sekaligus memperbarui data luas lahan sawah tadah hujan di Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Gesi. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memetakan wilayah pertanian yang berpotensi terdampak kekeringan, Jum’at (26/06/2026).
Pembaruan data tersebut bertujuan memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi lahan pertanian, sehingga pemerintah bersama instansi terkait dapat menyusun langkah antisipasi secara tepat dalam menghadapi musim kemarau serta meminimalkan risiko gagal panen.
Sertu Kokok menjelaskan, data yang valid menjadi dasar penting dalam menentukan strategi pendampingan kepada petani, mulai dari pengaturan pola tanam hingga upaya pemanfaatan sumber air yang tersedia.
“Kami terus bersinergi dengan BPP agar data pertanian selalu diperbarui. Dengan demikian, potensi kendala akibat musim kemarau dapat diantisipasi lebih dini dan petani tetap dapat menjalankan aktivitas bercocok tanam dengan optimal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa dalam pembaruan data pertanian merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui koordinasi yang erat dengan penyuluh pertanian dan pemerintah daerah, diharapkan langkah-langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai kondisi di lapangan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan instansi pertanian dalam menjaga produktivitas sektor pertanian, sehingga ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Gesi tetap terjaga meski menghadapi tantangan musim kemarau.












