Sragen — Memasuki musim kemarau, Babinsa Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen Sertu Teguh Widodo mengintensifkan komunikasi sosial dengan warga untuk mengantisipasi berbagai dampak yang ditimbulkan akibat cuaca kering, mulai dari kekurangan air bersih hingga potensi kebakaran lahan dan permukiman, Selasa (07/07/2026).
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di wilayah binaannya, Sertu Teguh Widodo mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijaksana, menjaga kebersihan sumber air, serta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran.
Selain itu, para petani juga diingatkan untuk menyesuaikan pola tanam dengan ketersediaan air serta memanfaatkan sistem irigasi secara efektif agar produktivitas pertanian tetap terjaga selama musim kemarau.
“Musim kemarau harus dihadapi dengan kesiapsiagaan bersama. Masyarakat perlu menghemat penggunaan air, menghindari pembakaran lahan, dan segera melaporkan apabila terjadi kebakaran atau kesulitan air bersih sehingga dapat segera ditangani bersama pemerintah desa dan instansi terkait,” ujar Sertu Teguh Widodo.
Salah seorang warga, Wagimin, mengapresiasi kepedulian Babinsa yang aktif mengingatkan masyarakat agar lebih waspada menghadapi musim kemarau.
“Kami merasa terbantu dengan imbauan dari Pak Babinsa. Warga jadi lebih memahami pentingnya menghemat penggunaan air dan tidak membakar sampah atau lahan sembarangan. Harapan kami, musim kemarau tahun ini bisa dilalui dengan aman tanpa terjadi kebakaran maupun kekurangan air bersih,” kata Wagimin.
Melalui komunikasi sosial yang rutin dilakukan Sertu Teguh, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kerugian akibat kekeringan maupun kebakaran dapat dicegah sejak dini.












