Memasuki musim kemarau, potensi kebakaran akibat aktivitas pembakaran sampah menjadi perhatian aparat kewilayahan. Babinsa Desa Plupuh Koramil 20/Plupuh Kodim 0725/Sragen Serda Jumadi, bersama dua anggota Babinsa turun langsung mengingatkan masyarakat agar tidak lengah saat menggunakan api di lingkungan permukiman maupun perkebunan.
Imbauan tersebut disampaikan saat kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Puanter) bersama tokoh masyarakat di rumah Tukijan, Ketua RT 11 Desa Plupuh, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Selasa (1/9/2026).
Dalam kegiatan itu, Serda Jumadi sekaligus melakukan pendataan luas lahan perkebunan yang berada di wilayah binaannya. Pendataan dilakukan sebagai bagian dari upaya Babinsa memperbarui data wilayah sekaligus mengetahui kondisi dan potensi yang dimiliki desa.
Namun, di tengah kondisi cuaca kemarau, persoalan kebakaran turut menjadi perhatian. Serda Jumadi meminta warga lebih berhati-hati ketika membakar sampah. Api yang terlihat kecil, menurutnya, dapat dengan cepat merambat apabila mengenai rumput, daun maupun material kering.
“Kami mengingatkan warga, apabila terpaksa membakar sampah jangan pernah ditinggalkan. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Saat musim kemarau seperti sekarang, kelalaian kecil bisa memicu kebakaran dan merugikan banyak orang,” tegas Serda Jumadi.
Ia juga mengajak tokoh masyarakat ikut menyampaikan pesan kewaspadaan tersebut kepada warga di lingkungannya. Peran ketua RT maupun tokoh masyarakat dinilai penting karena bersentuhan langsung dengan aktivitas warga sehari-hari.
Sementara itu, Tukijan menyambut baik kehadiran Babinsa yang secara rutin menjalin komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, imbauan mengenai bahaya kebakaran perlu terus disampaikan agar warga tidak menganggap sepele aktivitas pembakaran sampah pada musim kemarau.












