SRAGEN – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Hal itu mengemuka dalam kegiatan Lokakarya Mini Tribulanan yang digelar di Aula Puskesmas Gesi, Kecamatan Gesi, Sragen, Rabu (2/9/2026).
Kehadiran Danramil 12/Gesi dalam forum tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi antara TNI dengan pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, pemerintah desa, kepolisian dan unsur masyarakat.
Letda Inf Heri Suprapto menyampaikan bahwa persoalan kesehatan masyarakat tidak bisa ditangani oleh satu sektor saja. Dibutuhkan kerja sama dan komunikasi yang berkelanjutan hingga tingkat desa.
“Sinergi lintas sektor harus terus diperkuat. Babinsa siap membantu dan berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun Puskesmas apabila ditemukan persoalan di masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan dan kondisi sosial,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Babinsa di wilayah memungkinkan berbagai informasi dari masyarakat dapat lebih cepat disampaikan kepada pihak terkait. Dengan demikian, persoalan yang muncul dapat segera dicarikan solusi secara bersama-sama.
Lokakarya mini tersebut juga menjadi sarana evaluasi sekaligus koordinasi program kesehatan di Kecamatan Gesi. Masing-masing sektor dapat menyampaikan perkembangan, kendala, maupun langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Gesi dr. Fitri Nur Rachmawati menekankan pentingnya dukungan seluruh lintas sektor dalam menjalankan program kesehatan. Peran pemerintah desa, sekolah, aparat keamanan, kader PKK hingga tokoh masyarakat dinilai sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat.
Melalui forum tersebut, seluruh unsur yang hadir berkomitmen memperkuat komunikasi dan kolaborasi agar berbagai program kesehatan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Gesi.












