KODIM SRAGEN – Penyusunan arah pembangunan Desa Newung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, untuk tahun 2027 mulai dimatangkan. Pemerintah Desa Newung bersama unsur pemerintahan, lembaga desa dan masyarakat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk membahas Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027.
Di tengah forum perencanaan pembangunan itu, Babinsa Desa Newung Koramil 13/Sukodono Kodim 0725/Sragen Serda Sigit Pramono, hadir dan mengikuti jalannya musyawarah. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari sinergi aparat kewilayahan bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan.
Menurut Serda Sigit, Musrenbangdes memiliki peran strategis karena menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan arah program pembangunan desa. Melalui forum tersebut, berbagai kebutuhan dan aspirasi masyarakat dihimpun untuk kemudian dibahas berdasarkan skala prioritas.
Dengan demikian, pembangunan yang direncanakan tidak semata-mata berdasarkan keputusan pemerintah desa, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dari forum inilah berbagai usulan masyarakat dibahas dan dipilah berdasarkan tingkat kebutuhan serta prioritas pembangunan desa. Hasil pembahasan selanjutnya menjadi bahan dalam penyusunan RKPDes Tahun 2027.
Kehadiran Serda Sigit Pramono dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan peran aktif Babinsa dalam membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat. Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa tidak hanya berperan dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung kegiatan pemerintahan dan pembangunan yang berlangsung di wilayah binaannya.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut membuat pembahasan RKPDes berlangsung dengan sudut pandang yang lebih luas. Pemerintah desa dapat memperoleh masukan dari lingkungan masyarakat, sementara lembaga desa dan unsur kewilayahan dapat memberikan dukungan sesuai tugas dan perannya masing-masing.
Sinergi lintas unsur tersebut menjadi modal penting agar program pembangunan yang disusun tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar dapat dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bagi Babinsa Serda Sigit, forum Musrenbangdes juga menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Komunikasi yang terjalin dalam kegiatan desa dapat menjadi dasar dalam mengetahui perkembangan wilayah sekaligus berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
Terlebih, pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik. Peningkatan pemberdayaan masyarakat, pelayanan publik, kesehatan, ketahanan sosial, serta berbagai kebutuhan masyarakat juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan desa.
Karena itu, pembahasan RKPDes Tahun 2027 diharapkan mampu menghasilkan program yang benar-benar sesuai kebutuhan warga dan memiliki manfaat jangka panjang bagi kemajuan Desa Newung, Pungkasnya.












