KODIM SRAGEN – Ketersediaan dan harga sarana produksi pertanian menjadi perhatian jajaran Koramil 02/Karangmalang. Hal itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan petani, khususnya pupuk dan obat-obatan pertanian, tetap tersedia dan dapat diperoleh dengan harga yang sesuai ketentuan.
Langkah tersebut dilakukan Serka Eko Kristanto (Baur Data) Koramil 02/Karangmalang bersama dua anggota lainnya melalui kegiatan Bin Wanwil/Tahwil, dengan melakukan pemantauan harga dan persediaan pupuk serta obat-obatan pertanian di sejumlah toko pertanian di wilayah Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Sragen.
Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi persediaan sekaligus perkembangan harga di tingkat pengecer. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya penjualan sarana pertanian dengan harga yang tidak sesuai ketentuan sehingga berpotensi menambah beban biaya produksi petani.
Serka Eko Kristanto mengatakan, pemantauan di lapangan penting dilakukan agar kondisi harga dan ketersediaan pupuk dapat diketahui secara langsung.
“Kami melakukan pemantauan untuk memastikan ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian serta mengetahui perkembangan harganya di tingkat toko. Harapannya kebutuhan petani dapat terpenuhi dan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dengan menjual di luar ketentuan,” ujarnya.
Menurutnya, pupuk menjadi salah satu kebutuhan penting bagi petani dalam menjaga produktivitas tanaman. Karena itu, ketersediaan dan harga yang wajar menjadi perhatian dalam pendampingan kewilayahan.
Selain memantau pupuk subsidi, anggota Koramil juga melihat persediaan berbagai obat-obatan pertanian yang biasa digunakan petani. Informasi dari lapangan tersebut menjadi bahan bagi Babinsa untuk mengetahui kondisi sektor pertanian di wilayah binaan.












