KODIM SRAGEN – Ketahanan pangan tidak lahir dari sekadar imbauan. Ia tumbuh dari sawah yang terus digarap dan petani yang mendapat dukungan. Karena itu, Babinsa Koramil 07/Ngrampal memilih hadir langsung di tengah aktivitas petani.
Sertu Ngateno, Babinsa Desa Bandung, bersama Sertu Sutrisno, Babinsa Desa Ngarum, melaksanakan pendampingan petani dalam rangka pembinaan ketahanan wilayah (Bintahwil) di persawahan Poktan Subur Sregep, Dukuh Kedungpanas RT 19, Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Senin (5/10/2026).
Keduanya turun langsung ke area persawahan. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan petani sekaligus mendukung aktivitas pertanian di wilayah binaan.
Bagi Babinsa, turun ke sawah bukan sekadar menjalankan rutinitas teritorial. Interaksi langsung dengan petani menjadi cara untuk mengetahui kondisi pertanian dari dekat, sekaligus menjaga komunikasi tetap terjalin antara aparat kewilayahan dan masyarakat.
“Kami ingin Babinsa benar-benar hadir dan dekat dengan masyarakat. Petani merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan, sehingga perlu terus didampingi dan diberi motivasi,” ujar Sertu Ngateno.
Pendampingan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peran Babinsa tidak hanya berada di lingkungan pemerintahan desa, tetapi juga menyentuh langsung aktivitas warga di lapangan.
Melalui kehadiran di tengah petani, Koramil 07/Ngrampal terus mendorong terjalinnya sinergi antara TNI dan masyarakat. Harapannya, semangat petani dalam mengelola lahan tetap terjaga dan sektor pertanian di wilayah Ngrampal semakin kuat.












