Kodim Sragen – Budidaya ikan lele tidak hanya dituntut menghasilkan ikan yang sehat dan produktif, tetapi juga harus memperhatikan kebersihan air serta kondisi lingkungan sekitar. Hal tersebut menjadi perhatian Babinsa Koramil 20/Plupuh saat melakukan pendampingan peternak lele di Dukuh Ngomprongan, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Sragen.
Serka Mukmin bersama dua Babinsa Koramil 20/Plupuh melaksanakan kegiatan pembinaan wilayah (Wanwil) di kolam ikan lele milik Sular, Selasa (06/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Babinsa berdialog langsung dengan pemilik peternakan sekaligus memberikan sejumlah imbauan terkait pengelolaan budidaya lele.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah penggunaan pakan. Babinsa mengingatkan agar peternak tidak menggunakan limbah berupa bangkai ayam sebagai pakan ikan karena berpotensi menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.
“Kebersihan air dan lingkungan harus menjadi perhatian dalam beternak lele. Kami mengimbau agar pakan dikelola dengan baik dan tidak menggunakan bangkai ayam yang dapat menimbulkan bau serta mengganggu warga sekitar,” ujar Serka Mukmin.
Selain persoalan pakan, Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas air kolam. Air yang bersih dan terkelola dengan baik dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ikan sekaligus mencegah munculnya masalah lingkungan.
Menurut Mukmin, usaha peternakan yang berada di tengah lingkungan masyarakat perlu dikelola secara bertanggung jawab. Produktivitas usaha tetap penting, namun kenyamanan warga dan kebersihan lingkungan juga harus menjadi pertimbangan.












