![]() |
| Add caption |
Sragen, 22 Mei 2020 Kodim
Sragen semenjak wabah virus covid 19 masuk ke bumi Sukowati tak henti hentinya
menebar senyum. Tindakan nyata dari kodim Sragen diantaranya penyemprotan
disinfektan di sekolah, tempat ibadah, pasar, rest area tol, fasilitas umum, pembagian
masker, pembagian sembako untuk driver ojol, sembako tukang parkir, sembako
untuk tukang becak, mendirikan dapur umum, memberikan tong tampungan air untuk
cuci tangan dipasar Bunder dan lain lain.
Sragen semenjak wabah virus covid 19 masuk ke bumi Sukowati tak henti hentinya
menebar senyum. Tindakan nyata dari kodim Sragen diantaranya penyemprotan
disinfektan di sekolah, tempat ibadah, pasar, rest area tol, fasilitas umum, pembagian
masker, pembagian sembako untuk driver ojol, sembako tukang parkir, sembako
untuk tukang becak, mendirikan dapur umum, memberikan tong tampungan air untuk
cuci tangan dipasar Bunder dan lain lain.
Hari ini Kodim Sragen
membagikan sembako dari Danrem 074/Wrt Brigjen TNI Rafael Granada Baay. Sembako
tersebut untuk Warakawuri alias janda TNI dan Anak yatim yang dulunya anggota
Kodim 0725/Sragen. Paket sembako tersebut berjumlah 29 buah dan dibagikan
secara door to door kerumah penerima yang tersebar di beberapa kecamatan
diantaranya Gemolong, Miri, Tanon, Mondokan, Jenar, Sambungmacan, Gondang,
Samirejo, Kedawung, Sragen kota dan Karangmalang.
membagikan sembako dari Danrem 074/Wrt Brigjen TNI Rafael Granada Baay. Sembako
tersebut untuk Warakawuri alias janda TNI dan Anak yatim yang dulunya anggota
Kodim 0725/Sragen. Paket sembako tersebut berjumlah 29 buah dan dibagikan
secara door to door kerumah penerima yang tersebar di beberapa kecamatan
diantaranya Gemolong, Miri, Tanon, Mondokan, Jenar, Sambungmacan, Gondang,
Samirejo, Kedawung, Sragen kota dan Karangmalang.
Pembagian sembako dikomandoi
oleh Pasipers kodim Sragen Lettu inf Widodo dengan menggunakan satu minibus. Dandim
Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto, MPM melalui pasipers mengatakan bahwa sembako
tersebut adalah merupakan sebuah tali asih karena hubungan emosional sesama
anggota kodim Sragen yang akan terus terjalin meskipun Suaminya sudah
meninggal. “Meskipun suami nya sudah meninggal kodim Sragen akan selalu
menjalin silaturahmi dengan alumni kodim, karena kita adalah keluarga
besar”. Tutur pasipers.
oleh Pasipers kodim Sragen Lettu inf Widodo dengan menggunakan satu minibus. Dandim
Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto, MPM melalui pasipers mengatakan bahwa sembako
tersebut adalah merupakan sebuah tali asih karena hubungan emosional sesama
anggota kodim Sragen yang akan terus terjalin meskipun Suaminya sudah
meninggal. “Meskipun suami nya sudah meninggal kodim Sragen akan selalu
menjalin silaturahmi dengan alumni kodim, karena kita adalah keluarga
besar”. Tutur pasipers.
Pasipers berharap agar
pemberian tersebut bisa sedikit membantu dan jangan dipandang nilainya dari
rupiah namun itu merupakan wujud perhatian dari pimpinan atas. Pendistribusian
sembako sendiri membutuhkan waktu 2 hari yakni hari Kamis dan Jumat 21-22 Mei
2020, karena kendala jarak yang terpencar.(RED)
pemberian tersebut bisa sedikit membantu dan jangan dipandang nilainya dari
rupiah namun itu merupakan wujud perhatian dari pimpinan atas. Pendistribusian
sembako sendiri membutuhkan waktu 2 hari yakni hari Kamis dan Jumat 21-22 Mei
2020, karena kendala jarak yang terpencar.(RED)













