Kodim Sragen – Ketersediaan pupuk menjadi faktor utama dalam keberhasilan panen bagi para petani. Di Ds Sambungmacan Rt 7, peran Babinsa (Bintara Pembina Desa) dari Koramil 09/Sambungmacan Kodim 0725/Sragen Koptu Catur sangat vital dalam memastikan pupuk tetap tersedia dan terjangkau bagi masyarakat. Tidak hanya sekadar pengawasan, Babinsa aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari distributor pupuk hingga kelompok tani setempat.
Koptu Catur, menjelaskan bahwa tugasnya meliputi monitoring stok pupuk di kios-kios resmi, memastikan distribusi berjalan lancar, dan menampung aspirasi petani terkait akses pupuk. “Kami selalu berkoordinasi dengan petugas pertanian dan distributor untuk memastikan tidak ada penimbunan atau kelangkaan pupuk,” ujarnya.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani memberikan rasa aman dan kepercayaan. Para petani merasa terbantu dengan adanya komunikasi yang lancar dan responsif dari Babinsa dalam mengatasi kendala terkait pupuk. “Dengan adanya Babinsa, kami merasa lebih tenang karena ada yang membantu jika terjadi masalah dengan pupuk,” ungkap Pak Suminto, salah satu petani di Desa Sambungmacan.
Keberhasilan program ketahanan pangan di Desa Sambungmacan tidak lepas dari peran aktif Babinsa dalam memastikan ketersediaan pupuk. Dedikasi dan keaktifannya menjadi contoh nyata bagaimana seorang Babinsa dapat berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meskipun tantangan masih ada, Babinsa tetap berkomitmen untuk terus berupaya memastikan ketersediaan pupuk bagi para petani. Hal ini menunjukkan pentingnya peran Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan nasional.












