Berita  

DANDIM 0725/SRAGEN BEKALI BALATKOM KEPADA PRAJURIT, PNS DAN PERSIT SE WILAYAH KODIM 0725/SRAGEN

DANDIM 0725/SRAGEN BEKALI BALATKOM KEPADA PRAJURIT, PNS DAN PERSIT SE WILAYAH KODIM 0725/SRAGEN

Sragen,   13  Nopember  2012.

             Dandim 0725/Sragen Letkol If. R. Wahyu Sugiarto.S.IP menyampaikan pembekalan Materi Bahaya Laten Komunis gaya Baru kepada Prajurit, PNS dan Persit se Wilayah Sragen pada Tgl, 13/11/2012 di Gd. Kartini Sragen, Mengingat akhir-akhir ini seluruh komponen masyarakat baik pada tingkat eksekutif maupun legislatif telah melupakan sejarah kebiadaban Komunis yang memakan korban yang tidak sedikit diantaranya putra-putra terbaik bangsa pada G.30.S PKI. Lebih Lanjut Dandim menyampaikan antara lain :

1) Menyampaikan pengertian komunisme adalah ajaran yang menghapuskan hak milik perorangan/pribadi, serta tidak mengakui adanya Tuhan (atheis), Marxisme adalah ajaran komunisme yang dikembangkan oleh kaum marjinal max yg membagi kelompok masyarakat dalam kelas-kelas yang berbeda yaitu kaum majikan/ kapitalis & kaum buruh/ proletar dan Leninisme, adalah ajaran komunisme/marxisme yang dikembangkan oleh seorang tokoh komunis dari Rusia yang bernama Lenin, bahwa faham komunisme dapat diciptakan tanpa menunggu timbulnya krisis ekonomi dengan munculnya Lenin ini gerakan komunisme internasional memperoleh sebutan marxisme/ leninisme.

2) Sesuai UU RI no 34 th 2004 pasal 7 tentang tupok TNI adalah menegakan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan  Pancasila & UUD  1945, serta  melindungi segenap bangsa & seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa & negara.

3) Setrategi Komunis diantaranya terbuka yaitu gerakan legal formal infiltrasi/penyusupan ke instansi Pemerintah, Partai, LSM serta terbuka yaitu dilakukan usaha realisasi penyusupan/infiltrasi ke dalam LSM, Partai, Pemerintah, TNI dan Polri.

4) Dalam dinamika perjuangan, komunis tidak kenal istilah kalah, yang ada hanya pasang surutnya perjuangan Partai.

5) Setrategi menghadapi komunisme dengan adanya keikutsertaan semua elemen bangsa merupakan suatu kewajiban dalam menghadapi ancaman komunis,  kondisi Pemerintah nasional yang  mantap di bidang Ipoleksosbud dapat menangkal bangkitnya kembali komunis di  Indonesia.

6) Langkah TNI dalam mengantisipasi bahaya laten komunis sbb :

a) Meningkatkan keimanan & ketaqwaan kepada Tuhan YME, agar terhindar dari pengaruh ideologi komunis.

b) Meningkatkan pemahaman kembali terhadap nilai-nilai yang  terkandung dalam sila-sila pada Pancasila  sebagai ideologi Negara.

c) Meningkatkan wawasan kebangsaan, agar terwujudnya rasa   kesatuan  &  persatuan bangsa.

d) Meningkatkan  kemanunggalan  TNI – rakyat  sebagai kekuatan yang dasyat & sudah teruji keampuhannya dalam menghadapi berbagai  ancaman di masa lalu.

e) Membangkitkan  kesadaran   masyarakat   untuk   cegah  kehidupan kembali komunis melalui diskusi/ seminar di berbagai kalangan masyarakat.

f) Memelihara & mendata kembali  eks tapol / napol G.30.S/PKI dan memantau serta mengawasi kegiatannya.

g) Waspadai upaya penyusupan ideologi komunis ke dalam tubuh TNI AD.

h) Mencantumkan kembali materi pelajaran balatkom di lembaga pendidikan, khususnya di  TNI AD.

i) Membuat  buku – buku  tentang  kejahatan  komunis sebagai counter opini terhadap buku-buku komunis yang beredar secara umum.

j) Mendorong & berdayakan kekuatan anti komunis untuk selalu berdiri di depan dalam rangka hancurkan usaha bangkitnya komunisme di Indonesia

k) Tingkatkan deteksi dini dengan memberdayakan tokoh masyarakat, tokoh agama dan ketua RT/RW.

DANDIM 0725/SRAGEN BEKALI BALATKOM KEPADA PRAJURIT, PNS DAN PERSIT SE WILAYAH KODIM 0725/SRAGEN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *