Pada hari Selasa tanggal 27
November 2018 pukul 08.00 s/d 12.00 Wib bertempat di Klinik Poskes Kartika
Kodim 0725/Sragen Jl.Gajah Mada no.15 Kp. Mojo Wetan Kel.Sragen Kulon
Kec/Kab.Sragen telah dilaksanakan kegiatan KB MKJP ,kita wujudkan sinergitas
antara TNI, Pemerintah dan BKKBN dalam usaha peningkatan kualitas kesehatan
guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat dalam rangka Hari
Juang Kartika ( Ayo ikut KB 2 anak cukup) yang di selenggarakan Kodim 0725/Sragen
di hadiri lk 150.orang.
November 2018 pukul 08.00 s/d 12.00 Wib bertempat di Klinik Poskes Kartika
Kodim 0725/Sragen Jl.Gajah Mada no.15 Kp. Mojo Wetan Kel.Sragen Kulon
Kec/Kab.Sragen telah dilaksanakan kegiatan KB MKJP ,kita wujudkan sinergitas
antara TNI, Pemerintah dan BKKBN dalam usaha peningkatan kualitas kesehatan
guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat dalam rangka Hari
Juang Kartika ( Ayo ikut KB 2 anak cukup) yang di selenggarakan Kodim 0725/Sragen
di hadiri lk 150.orang.
Hadir dalam acara tersebut, Mayor
Inf Ahmad Alwi ( Pabandya Bhakti Ter Dam IV/Dip), Mayor CKM Tri Wiyarto ( dari
Kesdam IV/Dip), Bu yanti ( dari Kesehatan BKKBN Provinsi Jateng), PNS Siti
Miranda ( Bhakti TNI.Sterdam IV/Dip), Joko Sugeng P (Ka. Dinas BKKBN DKK Kab.Sragen), Lettu Suhardi ( Pasi
Ter Kodim 0725/Sragen), Perwakilan Danramil 0725/Sragen), Perwakilan Babinsa
Kodim 0725/Sragen), Perwakilan Ibu Persit Kartika Candra Kirana Kodim
0725/Sragen, Perwakilan Petugas Kesehatan dari tiap-‘tiap Puskesmas Kab.Sragen,
Peserta KB.
Inf Ahmad Alwi ( Pabandya Bhakti Ter Dam IV/Dip), Mayor CKM Tri Wiyarto ( dari
Kesdam IV/Dip), Bu yanti ( dari Kesehatan BKKBN Provinsi Jateng), PNS Siti
Miranda ( Bhakti TNI.Sterdam IV/Dip), Joko Sugeng P (Ka. Dinas BKKBN DKK Kab.Sragen), Lettu Suhardi ( Pasi
Ter Kodim 0725/Sragen), Perwakilan Danramil 0725/Sragen), Perwakilan Babinsa
Kodim 0725/Sragen), Perwakilan Ibu Persit Kartika Candra Kirana Kodim
0725/Sragen, Perwakilan Petugas Kesehatan dari tiap-‘tiap Puskesmas Kab.Sragen,
Peserta KB.
Dalam kesempatan tersebut Pasiter
Kodim 0725/Sragen mengatakan kegiatan
Baktisosial tersebut dalam rangka
memperingati Hari Juang Kartika (HJK)
yang akan jatuh ada tanggal 15
Desember mendatang. Dalam hal ini Kodim 0725/Sragen melakukan kerja sama dengan
BKKBN dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang
kota Sragen. Baksos KB tersebut bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan
ekonomi, spiritual dan sosial budaya penduduk Indonesia. Supaya dapat dicapai keseimbangan
yang baik dengan kemampuan produksi
nasional.
Kodim 0725/Sragen mengatakan kegiatan
Baktisosial tersebut dalam rangka
memperingati Hari Juang Kartika (HJK)
yang akan jatuh ada tanggal 15
Desember mendatang. Dalam hal ini Kodim 0725/Sragen melakukan kerja sama dengan
BKKBN dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang
kota Sragen. Baksos KB tersebut bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan
ekonomi, spiritual dan sosial budaya penduduk Indonesia. Supaya dapat dicapai keseimbangan
yang baik dengan kemampuan produksi
nasional.
Lettu Inf Suhardi
mengungkapkan, KB merupakan suatu program pemerintah yang dirancang untuk
menyeimbangi antara kebutuhan dan jumlah Penduduk, Maka dari itu program
KB tersebut diharapkan mampu menjadikan
Norma keluarga kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) yang
berorentasi pada pertumbuhan yang
seimbang.
mengungkapkan, KB merupakan suatu program pemerintah yang dirancang untuk
menyeimbangi antara kebutuhan dan jumlah Penduduk, Maka dari itu program
KB tersebut diharapkan mampu menjadikan
Norma keluarga kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) yang
berorentasi pada pertumbuhan yang
seimbang.
Perlu diketahui bahwa
Gerakan Keluarga Berencana Nasional (GKBI) telah dianggap masyarakat dunia
sebagai program yang berhasil menurunkan angka kelahiran yang bermakna. Sehinga
perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan yaitu dengan
penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti
Kondom,Spiral, IUD dan sebagainya. Bakti sosial pelayanan KB serentak dengan
metode MKJP tersebut mampu menjaring 92 orang Aseptor KB, yang terdiri dari
MOP/Fasektomi 2 orang, Imlan 70 orang
dan IUD/Spiral 20 orang.
Gerakan Keluarga Berencana Nasional (GKBI) telah dianggap masyarakat dunia
sebagai program yang berhasil menurunkan angka kelahiran yang bermakna. Sehinga
perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan yaitu dengan
penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti
Kondom,Spiral, IUD dan sebagainya. Bakti sosial pelayanan KB serentak dengan
metode MKJP tersebut mampu menjaring 92 orang Aseptor KB, yang terdiri dari
MOP/Fasektomi 2 orang, Imlan 70 orang
dan IUD/Spiral 20 orang.












