Rabu, 21 Agastus 2019 pkl 09 30 s/d 12 00 wib bertempat di aula puskesmas kel. Karangtengah Kec. Sragen Kab. Sragen dilaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral.
Hadir dalam kegiatan dr Oki (kepala puskesmas sragan), Bpk Mashadi SH( kapolsek sragen), Bpk Danramil sragen ( diwakili babinsa karangtenga sertu Mujahidin), Bpk Camat (diwakili ibu sekcam), Bpk lurah/ kades se kec. Sragen, Bpk kepala sekolah SD SMP dan SMA se Kec. Sragen serta bidan se kec. Sragen.
Rapat Koordinasi Lintas Sektor membahas tentang persoalan utama kesehatan di Indonesia adalah tingginya jumlah penyakit menular. Prioritas utama pemerintah adalah membasmi HIV/AIDS, tuberkulosis, malaria, DBD, influenza, dan flu burung. Selain beberapa penyakit tersebut, terdapat penyakit menular berbahaya, yang bernama leptospirosis. Leptospirosis adalah penyakit akibat bakteri leptospira sp. yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya (zoonosis).
Penularan paling sering terjadi melalui kencing tikus pada kondisi banjir. Keadaan banjir menyebabkan adanya perubahan lingkungan seperti banyaknya genangan air, lingkungan menjadi becek, berlumpur, serta banyak timbunan sampah yang menyebabkan mudahnya bakteri Leptospira berkembang biak. Air kencing tikus terbawa banjir kemudian masuk ke tubuh manusia melalui permukaan kulit yang terluka, selaput lendir mata dan hidung.













