Minggu, 4 Agustus 2019 pkl. 09.30 Wib s/d selesai bertempat di Gedung MWC NU (Harjosari Majenang Sukodono) Serda.Agus Hariyanto Babinsa Desa Majenang mewakili Kapten Arm Budiyanto, S.H.I Danramil 13/Sukodono bersama Riyadi Guntur Rilo subroto, S.Sos (Camat Sukodono) dan brigadier Yulian (Babinkamtibmas) menghadiri Pengajian Akbar Rutinan PC Fatayat NU Kab.Sragen.
Hadir dalam kegiatan Hj.Ummi Hanik dari Demak. (Pembicara) , H.Sapto Nugroho (Pimpinan Cabang PC NU Sukodono), Ibu Yatmi.(Ketua Fatayat Sukodono), Drs Supardi (PJ.Kades Majenang), Hani Farida (Sekretaris Desa), Perangkat desa Majenang, Tokoh agama,Tokoh masyarakat desa Majenang dan Jamaah ± 1400 orang.
Dalam sambutannya Riyadi Guntur Rilo Subroto, S.Sos (Camat Sukodono) mengatakan bahwa di bulan Agustus kita akan menyambut HUT RI ke 74 agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan masing-masing dengan dihiasi umbul-umbul pengecatan pagar dan lampu hias, sebagai penghormatan kepada para Pahlawan Kemerdekaan yang telah mengorbankan harta, raga bahkan nyawa, kedepan di tiap desa tentu akan mengadakan lomba dan keramaian agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, kedepan kita akan menghadapi Pilkades serentak agar masyarakat dan jamaah tetap menjaga persatuan dan kesatuan walaupun beda pilihan sesuai harapan Bupati Sragen Guyub Rukun.
Hj.Ummi Hanik dari Demak dalam ceramahnya menyampaikan bahwa semua yang hadir di pengajian ini dengan berbeda warna baju tapi kita tetap sama yaitu mempunyai satu tujuan yang baik dan mulia, itulah kita biar berbeda beda tetap satu juga yaitu Bhineka Tunggal Eka, NKRI harga mati. Kita hidup di negara kesatuan republik Indonesia harus saling hormat menghormati antar agama dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Kepada warga bersama-sama berdoa untuk ,keamanan, kedamaian dan keutuhan bangsa Indonesia. Kita harus mencontoh kehidupan rumah tangga Nabi Muhammad yaitu dalam berumah tangga, suami istri harus saling memuliakan.
“ Kita sebagai orang tua harus memberi contoh perbuatan yang baik untuk anak-anak kita,karena anak adalah cerminan dari orang tua. Orang yang akan masuk surga adalah orang yang iklas dalam beribadah terhadap Allah “ ungkapnya.













