Kodim Sragen – Virus HIV/AIDS Akan Mati Setelah 4 Jam ODHA Meninggal. Warga Diminta Tak Takut Urus Jenasahnya, Tapi Wajib Pakai Pelindung Untuk Menghindari Ini!
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sragen mengungkap masih adanya diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Tak hanya terhadap yang hidup, diskriminasi juga masih terjadi pada ODHA yang meninggal dunia. Beberapa kasus yang terjadi, sebagian masyarakat masih enggan memulasarakan jenasah ODHA karena takut tertular.
Hal ini disampaikan Koordinator Program KPA Sragen Wahyudi, disela menggelar sosialisasi dan juga pelatihan pemulasaraan jenazah ODHA di Pemkab Sragen, Senin (22/7/2019). Wahyudi mengatakan saat ini KPA Sragen memang berusaha mengikis diskriminasi, termasuk pada pemulasaraan jenasah ODHA.
Salah satunya dilakukan dengan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Seperti sosialisasi yang digelar dengan menggandeng RSUD dr Suhadi Prijonegoro Sragen tersebut.
“Kami mengajak ODHA dan Orang yang Hidup bersama ODHA (OHIDA) memberikan bimbingan terkait pemulasaraan jenazah,” paparnya













