Sragen, 17 Mei 2017
Guna meningkatkan
kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial bagi Babinsa yang
merupakan Garda terdepan dalam tugas kewilayahan bagi TNI- AD maka perlu di
bekali kemampuan dan ilmu territorial agar mampu melaksanakan tugasnya sesuai
dengan situasi dan kondisi saat ini. Untuk itu. Kodim 0725/Sragen
menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan
Teritorial (Binsiap Apwil dan Puanter) yang diikuti oleh 60 Babinsa, Rabu (17/5/17).
kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial bagi Babinsa yang
merupakan Garda terdepan dalam tugas kewilayahan bagi TNI- AD maka perlu di
bekali kemampuan dan ilmu territorial agar mampu melaksanakan tugasnya sesuai
dengan situasi dan kondisi saat ini. Untuk itu. Kodim 0725/Sragen
menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan
Teritorial (Binsiap Apwil dan Puanter) yang diikuti oleh 60 Babinsa, Rabu (17/5/17).
Kapten Arh Jumadiono
selaku Pasi Ter Kodim 0725/Sragen sebagai penyelenggara kegiatan Binsiap Apwil
dan Puanter, ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan
Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Territorial dalam
melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat melalui Binter untuk
meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja, sekaligus menjadi landasan dalam
menetapkan tujuan bersama yang ingin dicapai, dalam mencapai sasaran bagi
terwujudnya Ruang, Alat dan Kondisi Juang serta Kemanunggalan TNI-Rakyat yang
tangguh dalam rangka mendukung Pertahanan Negara Aspek Darat.
selaku Pasi Ter Kodim 0725/Sragen sebagai penyelenggara kegiatan Binsiap Apwil
dan Puanter, ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan
Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Territorial dalam
melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan darat melalui Binter untuk
meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja, sekaligus menjadi landasan dalam
menetapkan tujuan bersama yang ingin dicapai, dalam mencapai sasaran bagi
terwujudnya Ruang, Alat dan Kondisi Juang serta Kemanunggalan TNI-Rakyat yang
tangguh dalam rangka mendukung Pertahanan Negara Aspek Darat.
Pasiter selaku
penyelengara mengharapkan seluruh Aparat kewilayahan untuk memahami dan mampu
melaksanakan tugas pembinaan teritorial agar memiliki kesamaan langkah dan
tindakan dalam menjalankan tugas serta mampu berintegrasi dengan komponen
bangsa lainnya. Pasiter juga menekankan tentang pentingnya sosialisasi kepada
prajurit komando kewilayahan agar nantinya bisa lebih memahami tugas dan
tanggung jawabnya, sehingga tidak terjadi keraguan dalam mengaplikasikan atau
melaksanakan tugas di lapangan.
penyelengara mengharapkan seluruh Aparat kewilayahan untuk memahami dan mampu
melaksanakan tugas pembinaan teritorial agar memiliki kesamaan langkah dan
tindakan dalam menjalankan tugas serta mampu berintegrasi dengan komponen
bangsa lainnya. Pasiter juga menekankan tentang pentingnya sosialisasi kepada
prajurit komando kewilayahan agar nantinya bisa lebih memahami tugas dan
tanggung jawabnya, sehingga tidak terjadi keraguan dalam mengaplikasikan atau
melaksanakan tugas di lapangan.
Materi Binsiap
Apwil dan Puanter yang diberikan dalam kegiatan ini di antaranya sikap
tertorial yang disampaikan oleh Kapten Cpl Catur, 5 kemampuan teritorial oleh
Kapten Inf. Kaswanto, metode binter Kapten Arm. Suparnoo, pengetahuan terorisme
Kapten Inf. Yudho, dan pengetahuan bencana alam oleh Kapten Inf. Suparno.
Apwil dan Puanter yang diberikan dalam kegiatan ini di antaranya sikap
tertorial yang disampaikan oleh Kapten Cpl Catur, 5 kemampuan teritorial oleh
Kapten Inf. Kaswanto, metode binter Kapten Arm. Suparnoo, pengetahuan terorisme
Kapten Inf. Yudho, dan pengetahuan bencana alam oleh Kapten Inf. Suparno.












