Sukodono, 10 Juni 2017
Pada hari Jum’at
tanggal 7 Juli 2017 pukul 20.00 s/d 01.15 bertempat dilapangan Dk.Sekulak
Ds.Majenang Kec.Sukodono Pelda Achmad Agus Supriyadi (Bati Wanwil) bersama
Sektiyono,S.Sos (Camat Sukodono) dan Iptu Sutomo (Waka Polsek Sukodono)
menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu
kec.Sukodono bersama Cak Nun dan Kyai Kanjeng dengan Tema “Kebhinekaan
mempererat persaudaraan “dengan penanggung jawab kegiatan Sutamto (Kepala
Desa Majenang)dan dihadiri lk 5.000 jamaah.
tanggal 7 Juli 2017 pukul 20.00 s/d 01.15 bertempat dilapangan Dk.Sekulak
Ds.Majenang Kec.Sukodono Pelda Achmad Agus Supriyadi (Bati Wanwil) bersama
Sektiyono,S.Sos (Camat Sukodono) dan Iptu Sutomo (Waka Polsek Sukodono)
menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu
kec.Sukodono bersama Cak Nun dan Kyai Kanjeng dengan Tema “Kebhinekaan
mempererat persaudaraan “dengan penanggung jawab kegiatan Sutamto (Kepala
Desa Majenang)dan dihadiri lk 5.000 jamaah.
Hadir dalam kegiatan
tersebut AKBP Arif Budiman,SIK.MH (Kapolres
Sragen) beserta ibu, MH.Ainun Najib (pembicara), Wawan Yudi Ernanto,SP (Anggota
DPRD Partai PKS), Muslim (Anggota DPRD
Fraksi PKB), Muspika Sukodono, Kepala Desa se Kec.Sukodono, Tokoh agama se
kec.Sukodono serta Jamaah pengajian.
tersebut AKBP Arif Budiman,SIK.MH (Kapolres
Sragen) beserta ibu, MH.Ainun Najib (pembicara), Wawan Yudi Ernanto,SP (Anggota
DPRD Partai PKS), Muslim (Anggota DPRD
Fraksi PKB), Muspika Sukodono, Kepala Desa se Kec.Sukodono, Tokoh agama se
kec.Sukodono serta Jamaah pengajian.
Inti Sambutan Sektiyono,S.Sos
(Camat Sukodono) : Kami ucapkan terima kasih kepada warga Sukodono yang
merantau di Korea yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan mengundang Cak
Nun. Kami bangga kepada pemuda Sukodono yang telah merantau mengadu nasib
keluar negeri karena dikampung halaman tidak ada lapangan pekerjaan lebih
baik merantau tapi diperantauan ada lapangan pekerjaan dan bisa berhasil. Kami
mengharapkan warga yang sedang merantau tetapi tetap jiwanya NKRI harga mati
jangan sampai merantau tapi lupa dengan daerah asal.
(Camat Sukodono) : Kami ucapkan terima kasih kepada warga Sukodono yang
merantau di Korea yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan mengundang Cak
Nun. Kami bangga kepada pemuda Sukodono yang telah merantau mengadu nasib
keluar negeri karena dikampung halaman tidak ada lapangan pekerjaan lebih
baik merantau tapi diperantauan ada lapangan pekerjaan dan bisa berhasil. Kami
mengharapkan warga yang sedang merantau tetapi tetap jiwanya NKRI harga mati
jangan sampai merantau tapi lupa dengan daerah asal.
Inti sambutan AKBP
Arif Budiman,SIK.MH (Kapolres Sragen) : Kami sebagai
Kapolres yang baru tadi siang serah terima semoga bisa diterima diwilayah
Sragen dan mudah mudahan Sragen tetap aman dan kondusif. Saya adalah penggemar
berat Cak Nun karena metode penyebaran agama dengan menggabungkan budaya dengan
agama. Cak Nun menyebarkan agama secara realistis dan gamblang serta
penyampaiannya secara sederhana dan diterima oleh masyarakat.
Arif Budiman,SIK.MH (Kapolres Sragen) : Kami sebagai
Kapolres yang baru tadi siang serah terima semoga bisa diterima diwilayah
Sragen dan mudah mudahan Sragen tetap aman dan kondusif. Saya adalah penggemar
berat Cak Nun karena metode penyebaran agama dengan menggabungkan budaya dengan
agama. Cak Nun menyebarkan agama secara realistis dan gamblang serta
penyampaiannya secara sederhana dan diterima oleh masyarakat.
Inti Ngaji bareng
bersama MH.Ainun Najib dan Kyai Kanjeng : Kita berkumpul dilapangan ini dalam
rangka bareng,bersilaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan untuk
mendekatkan diri kepada Allah SWT karena kalau tidak dekat dengan Allah SWT
maka akan mengalami kerugian. Mari kita jaga kekompakan diwilayah Sukodono agar
wilayah Sukodono tetap kondusif serta saling menghormati sesama warga dan antar
perguruan supaya wilayah kita tetap aman dan nyaman. Marilah kita menjaga
kewaspadaan sesungguhnya musuh yang paling berat adalah diri kita sendiri,untuk
itu marilah kita tingkatkan keimanan kepada Allah SWT kalau kita dekat dengan
Allah SWT maka kita akan selamat didunia dan diakhirat.
bersama MH.Ainun Najib dan Kyai Kanjeng : Kita berkumpul dilapangan ini dalam
rangka bareng,bersilaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan untuk
mendekatkan diri kepada Allah SWT karena kalau tidak dekat dengan Allah SWT
maka akan mengalami kerugian. Mari kita jaga kekompakan diwilayah Sukodono agar
wilayah Sukodono tetap kondusif serta saling menghormati sesama warga dan antar
perguruan supaya wilayah kita tetap aman dan nyaman. Marilah kita menjaga
kewaspadaan sesungguhnya musuh yang paling berat adalah diri kita sendiri,untuk
itu marilah kita tingkatkan keimanan kepada Allah SWT kalau kita dekat dengan
Allah SWT maka kita akan selamat didunia dan diakhirat.
Mengapa kita antar
kelompok warga tidak kompak dan selalu beda pendapat karena kita memaksakan
pendapat kepada orang lain untuk berbuat sesuatu sesuai keinginan kita,padahal
orang lain punya hak untuk menolak keinginan kita dan berhak menentukan
pendapat sendiri tanpa tekanan orang lain. Janganlah karena cuma perbedaan bisa
menjadikan perpecahan tetapi dengan adanya perbedaan bisa menjadikan
kekompakan,tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang
kita cintai. Janganlah melihat seseorang
hanya wujud rupanya saja tapi lihatlah dengan hati dan perbuatannya,karena
kalau melihat seseorang karena cuma dari parasnya saja nanti kalau sudah tua
pasti akan jelek tapi kalau melihat seseorang dengan hati maka akan langgeng.
kelompok warga tidak kompak dan selalu beda pendapat karena kita memaksakan
pendapat kepada orang lain untuk berbuat sesuatu sesuai keinginan kita,padahal
orang lain punya hak untuk menolak keinginan kita dan berhak menentukan
pendapat sendiri tanpa tekanan orang lain. Janganlah karena cuma perbedaan bisa
menjadikan perpecahan tetapi dengan adanya perbedaan bisa menjadikan
kekompakan,tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang
kita cintai. Janganlah melihat seseorang
hanya wujud rupanya saja tapi lihatlah dengan hati dan perbuatannya,karena
kalau melihat seseorang karena cuma dari parasnya saja nanti kalau sudah tua
pasti akan jelek tapi kalau melihat seseorang dengan hati maka akan langgeng.
Kita berpendapat
sesuatu yang benar tapi tidak harus disampaikan secara langsung tapi bisa cuma
kita sendiri yang tahu dan disimpan didalam hati kita sendiri. Pemberian
Santunan kepada anak Yatim piatu se Kec Sukodono sejumlah 99 orang. Pam Polres
Sragen, Koramil 13/Sukodono dan Polsek Sukodono dibantu Banser, PSHT,IKSPI,
Pagar Nusa.
sesuatu yang benar tapi tidak harus disampaikan secara langsung tapi bisa cuma
kita sendiri yang tahu dan disimpan didalam hati kita sendiri. Pemberian
Santunan kepada anak Yatim piatu se Kec Sukodono sejumlah 99 orang. Pam Polres
Sragen, Koramil 13/Sukodono dan Polsek Sukodono dibantu Banser, PSHT,IKSPI,
Pagar Nusa.














