Berita  

UPACARA HUT KE 71 PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI DI STADION TARUNA SRAGEN

UPACARA HUT KE 71 PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI DI STADION TARUNA SRAGEN
Sragen, 18 Agustus 2016
Pada hari Rabu tanggal 17 Agustus 2016
pukul 09.30 s/d 10.25  bertempat di Stadion Taruna Kab. Sragen telah
dilaksanakan Upacara Detik-detik Proklamasi dan Pengibaran Sang Merah Putih
dalam rangka HUT RI ke 71 sebagai Inspektur Upacara Bupati Sragen dr. Hj.
Kusdinar Untung Yuni Sukowati  dan Komandan Upacara AKP Yuanes
Trisnanto,SH (Kapolsek Gondang) yang diikuti ± 1.500 orang. 

Hadir  dalam acara tersebut : FPD
Plus Kab.Sragen beserta istri : dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati 
(Bupati Sragen), Letkol Inf Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen), AKBP Cahyo
Widiarso, SH.SIK (Kapolres Sragen, Sri Widyastuti, SH.KN (Kepala Pengadilan Negeri Sragen), Herrus
Batubara, SH. MH (Kepala Kejaksaan Negeri Sragen), Letkol Inf Andy Bagus Diyan
Arika S.I.P (Danyonif 408/Sbh), Kapten CPM Yuanes Sigit P (Dan Sub Denpom
IV/4-1 Sragen), Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen) beserta istri.

c)Bambang Samekto,SH,MH (Ketua DPRD dan seluruh anggota DPRD Sragen) beserta
istri, Drs. Tatag Prabawanto B, MM (Sekda Kab. Sragen) beserta istri, Drs. Rudi
Djoko Sumitro, B Cip, SH. M.Si (Kepala Lapas Sragen) beserta istri, Para Staf
Ahli, Asisten, Badan, Dinas, Instansi dan Bagian Kab. Sragen beserta istri, Ketua
dan Anggota KPU Kab. Sragen, Para Ketua Partai Politik Kab. Sragen, Toga, Tomas
Toda dan tamu undangan.

Amanat Gubernur Jateng yang dibacakan
oleh Irup : Diiringi rasa syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Alhamdullillah
atas ridho dan karunia Nya, hari ini Rabu tanggal 17 Agustus 2016, kita warga
Jawa Tengah sebagai bagian dari warga Bangsa dan Negara Kesatuan Republik
Indonesia bersama – sama hadir untuk memberikan penghormatan dan penghargaan
atas nilai nilai hasil perjuangan para pahlawan Kusuma bangsa merebut dan
menegakkan Kemerdekaan, dengan berkhidmat melaksanakan Upacara Pengibaran
Bendera Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan ke – 71 Republik Indonesia. Kemerdekaan
telah lebih dari 7 (Tujuh) dasawarsa bangsa ini menghirup udara kebebasan,
berdiri diatas kaki sendiri, diatas tanah tumpah darah dengan kedaulatan penuh,
lepas dari segala bentuk cengkeraman penjajahan, para pejuang bertempur
bertaruh nyawa, harta dan air mata, rasanya baru kemarin Bung Karno dan Bung
Hatta Memproklamirkan Kemerdekaan kita tapi kita sudah 71 tahun merdeka, usia
yang tak lagi muda untuk sebuah bangsa membangun dirinya yang berdaulat di
bidang politik, berdikari di bidang Ekonomi dan berkepribadian di bidang
Kebudayaan.

Kita ingin buktikan pada dunia bahwa
kita adalah bangsa yang berketuhanan dalam kemanusiaan yang beradab, Bangsa
yang disatukan dalam kebhinekaan adat dan budaya, bermusyawarah mencapai
mufakat dalam perbedaan pendapat. Perjuangan ini belum usai, mengisi
kemerdekaan tak kalah penting dengan merebut dan menegakkan kemerdekaan, kita
adalah pewaris sah dari anak anak negeri untuk memberikan arti mengisi
kemerdekaan dengan peran dan tanggungjawab. Rumah besar kita yang kita sebut Indonesia
adalah milik kita bersama, tak ada satupun diantara kita yang merasa bisa namun
kita harus terus bisa merasa sebagai bagian dari anak bangsa dengan semangat
gotong royong membangun jatidirinya ditengah taman sari pergaulan antar bangsa
di dunia. Kita dikaruniai segala kekayaan dan keberagaman, ini potensi yang
harus kita jaga dengan sepenuh hati, kita kelola dengan nurani, pikiran dan
tindakan serta etika suci demi berkibarnya Panji-panji Ibu Pertiwi diantara
negeri negeri, kekayaan alam sepenuhnya harus menjadi kedaulatan bangsa untuk
memberi kemakmuran dan kesejahteraan bagi negara dan rakyatnya.

Kita mesti ingat bahwa kebiasaan yang
kita nikmati hari ini bukanlah kebebasan yang tanpa batas, kebebasan hari
adalah kebebasan yang harus bisa dipertanggung jawabkan setiap ucapan, pikiran
dan tindakan kita yang masih dalam satu wadah ikatan NKRI, janganlah kita mudah
terhasut, terprovokasi atas tindakan terorisme dan radikalisme yang mengancam
keutuhan bangsa. Sekecil apapun karya kita akan sangat berarti bagi bangsa,
paling tidak kita sudah berbuat untuk kebaikan, jangan hanya diam saja, bangsa
ini tidak akan bisa maju bukan karena terbatasnya sumberdaya yang berkualitas,
bangsa ini kaya akan sumberdaya alam dan punya SDM yang jempolan tetapi kenapa
bangsa ini sulit maju? karena banyak orang baik yang hanya diam saja ketika ibu
Pertiwi memanggil. Jawa Tengah sebagai paku buminya Indonesia siap memenuhi
panggilan sejarah untuk bersama sama tumbuh dan terus bergerak dalam
pembangunan negara dengan meningkatkan nilai kompetensi dan profesionalitas
diberbagai bidang, pelayanan publik Jawa Tengah telah menunjukkan perbaikan
yang cukup berarti, Samsat Sebagai primadona dan garda pelayanan masyarakat
telah menunjukkan kinerja yang baik dan memperoleh apresiasi masyarakat, kita
mendorong inovasi dalam membuka akses keterbukaan informasi serta transparansi.

Pada prinsipnya kita akan selalu
bertekad menjadikan setiap pelayanan publik pada semua lini pembangunan di
Jateng sebagai sebuah tradisi pelayanan yang baik yakni memberikan pelayanan
yang mudah, murah, cepat dan tentunya diikuti dengan layanan yang bersih,
transparan, akuntabel dan ditambah senyuman. Momentum peringatan hari
kemerdekaan RI merupakan milik seluruh rakyat Indonesia untuk itu penting kita
melakukan upaya revitalisasi nilai-nilai kebangsaan, kemerdekaan dan demokrasi,
Proklamasi kemerdekaan RI sebagai puncak dari kesepakatan bangsa untuk mewadai
kehidupan kebersamaanya melalui pembentukan negara kebangsaan yang merdeka,
bersatu, berdaulat adil dan makmur.

Dalam upacara diatas juga ada acara
tambahan memberikan penganugrahan Satya Lencana Karya Satya tahun 2016 dari
Presiden RI Ir. Joko Widodo kepada : Titik Budi Hastuti, S.Sos (Kepala bagian
pemberdayaan perempuan) menerima tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya 30
tahun. Haryanto, S.Pd (Guru SMPN 2 Karangmalang) menerima tanda kehormatan
Satya Lencana Karya Satya 20 tahun. Kawit Agus Warsita, S.Sn (Guru SMPN 1
Sragen) menerima tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya 10 tahun. Sri
Murni, SH (Kepala seksi perdata dan tata usaha negara kejaksaan negeri Sragen)
menerima tanda kehormatan karena telah menangani perkara korupsi di wilayah
hukum Kab. Sragen sehingga tidak ada kerugian negara. Kusmini, SH (Jaksa
fungsional) menerima tanda kehormatan karena telah menangani perkara korupsi di
wilayah hukum Kab. Sragen sehingga tidak ada kerugian negara. Kompol Danu
Pamungkas Totok, SH, Sik (Wakapolres Sragen) menerima penghargaan telah
melaksanakan tugas kepolisian memilki dedikasi tinggi dan telah berhasil
mengungkap kasus menonjol diwilayah hukum Kab. Sragen. AKP Maryoto, S.Pd, MH
(Kasat Reskrim Polres Sragen) menerima penghargaan telah melaksanakan tugas
kepolisian memilki dedikasi tinggi dan telah berhasil mengungkap kasus menonjol
diwilayah hukum Kab. Sragen.

AKP Joko Purnomo (Kasat Narkoba Polres
Sragen) menerima penghargaan telah melaksanakan tugas kepolisian memilki
dedikasi tinggi dan telah berhasil mengungkap kasus menonjol diwilayah hukum
Kab. Sragen. Koptu Wawan Suyantono (Tamudi Alang air pok tuud Kodim
0725/Sragen) menerima penghargaan karena memiliki prestasi sebagai komsos dalam
bidang rohani agama Islam dan memiliki dedikasi, loyalitas dan disiplin yang
tinggi. Serda Yanto (Babinsa Ramil 07/ Ngrampal) menerima penghargaan karena.
Lulusan terbaik dalam susbater di Rindam IV/Dip tahun 2016 dan memiliki
dedikasi, loyalitas dan disiplin yang tinggi. Kopda La Sariadi (Tabak SO Ru 2
Ton Kipan C Yonif 408/Sbh) menerima penghargaan karena memiliki prestasi
sebagai juara 2 bela diri Tarung Drajat Kab. Sragen tahun 2007 dan juara 1
kejurprop tahun 2014. Praka Nur fitriyanto (Taban Ru 2 Ton Mortir Ki Ban Yonif
408/Sbh) menerima penghargaan memiliki prestasi sebagai juara 2 komite
karisedenan Surakarta tahun 2013, juara 2 komite Yonif 413 Cup tahun 2014,
juara 2 komite kejurnas Solo Cup tahun 2014 dan juara 3 Piala Panglima TNI
tahun 2014.A Prada Apriyanto (Tabakpan 1 Ru 2 Ton 3 Kipan C Yonif 408/Sbh)
menerima penghargaan memiliki prestasi sebagai juara 2 bela diri Tarung Drajat
Kab. Sragen tahun 2007 dan juara 1 kejurprop tahun 2014.

UPACARA HUT KE 71 PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI DI STADION TARUNA SRAGEN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *