Sragen, 30 Juni 2016
Pada hari Kamis, tanggal 30 Juni 2016 pukul 08.28
s/d 09.20 Wib bertempat di lapangan Polres Sragen telah dilaksanakan apel
gelar pasukan dalam rangka operasi Ramadniya candi 2016 dengan tema
“Melalui apel gelar pasukan operasi ramadniya candi 2016 kita tingkatkan
sinergi dengan institusi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman
pada perayaan Idul Fitri 1437 H” selaku Pembina apel dr. Kusdinar
Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen) dan sebagai Komandan apel AKP Dwi Erna
Rustanti, S.Sos (Kasatlantas Polres Sragen), yang diikuti ± 800 orang.
s/d 09.20 Wib bertempat di lapangan Polres Sragen telah dilaksanakan apel
gelar pasukan dalam rangka operasi Ramadniya candi 2016 dengan tema
“Melalui apel gelar pasukan operasi ramadniya candi 2016 kita tingkatkan
sinergi dengan institusi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman
pada perayaan Idul Fitri 1437 H” selaku Pembina apel dr. Kusdinar
Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen) dan sebagai Komandan apel AKP Dwi Erna
Rustanti, S.Sos (Kasatlantas Polres Sragen), yang diikuti ± 800 orang.
Hadir dalam kegiatan tersebut a. dr. Kusdinar Untung Yuni
Sukowati (Bupati Sragen), Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen), Letkol Inf.
Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen), AKBP Cahyo Widiarso, SH.SIK (Ka Polres
Sragen), Bambang Samekto, SH, MH (Ketua DPRD Sragen), Letkol Inf. Andy Bagus
Diyan Arika S.I.P (Danyonif 408/SBH), Widya Hari Sutanto, SH (Kasi Intelijen
Mewakili Kajari Sragen), Kapten CPM Sigit (Dansub Denpom IV-I-4/Sragen), Drs
Rudi Joko Sumitro, BCIP SH (Kalapas Sragen), Ka Badan Instansi terkait Kab.
Sragen serta Toga, Tomasy Kab. Sragen.
Sukowati (Bupati Sragen), Dedy Endriyatno (Wakil Bupati Sragen), Letkol Inf.
Denny Marantika (Dandim 0725/Sragen), AKBP Cahyo Widiarso, SH.SIK (Ka Polres
Sragen), Bambang Samekto, SH, MH (Ketua DPRD Sragen), Letkol Inf. Andy Bagus
Diyan Arika S.I.P (Danyonif 408/SBH), Widya Hari Sutanto, SH (Kasi Intelijen
Mewakili Kajari Sragen), Kapten CPM Sigit (Dansub Denpom IV-I-4/Sragen), Drs
Rudi Joko Sumitro, BCIP SH (Kalapas Sragen), Ka Badan Instansi terkait Kab.
Sragen serta Toga, Tomasy Kab. Sragen.
Amanat Kapolri yang dibacakan pembina apel dr. Kusdinar
Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen) sbb : Yang saya hormati segenap unsur
pimpinan daerah, para pejabat instansi sipil maupun TNI dan Polri, para
undangan dan peserta apel gelar pasukan yang saya banggakan, apel gelar pasukan
yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda dan Polres yang bertujuan
untuk mengecek kesiapan akhir personil beserta kelengkapannya, baik dari Polri
maupun unsur terkait serta segenap potensi masyarakat yang terlibat dalam
pengamanan hari raya idul fitri 1437 H. Sandi operasi dalam rangka pengamanan
hari raya idul fitri yang selama ini kita kenal yaitu “ketupat” pada
tahun 2016 berubah menjadi “Ramadiya” yang merupakan singkatan
ramadhan dan hari raya, yang mengandung arti harafiah suci, adil dan sempurna
opersi ini dilaksanakan selama 16 hari mulai tanggal 30 Juni sampai dengan 15
Juli 2016. Perlu diketahui bahwa pada pelaksanaan operasi ramadniya 2016 ini
telah ditetapkan beberapa target yang harus dicapai yaitu : Terwujudnya rasa
aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan perayaan hari raya
idul fitri 1437 H baik pada saat beribadah puasa, sholat tarawih, sholat ied,
berwisata maupun berbagai aktifitas lainnya. Terwujudnya keamanan, keselamatan,
ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang berpergian dengan
menggunakan beragam transportasi. Terjaminnya keamanan dan kelancaran
distribusi bahan pokok dan BBM,sehingga tidak menimbulkan kereshan dan
kekhawatiran masyarakat terhadap harga maupun ketersediaannya. Terwujudnya
keamanan dalam aktivitas embarkasi dan debarksi di pelabuhan/terminal darat,
laut, maupun udara untuk menjamin keselamatan penumpang dan barang selama dalam
perjalanan.
Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen) sbb : Yang saya hormati segenap unsur
pimpinan daerah, para pejabat instansi sipil maupun TNI dan Polri, para
undangan dan peserta apel gelar pasukan yang saya banggakan, apel gelar pasukan
yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda dan Polres yang bertujuan
untuk mengecek kesiapan akhir personil beserta kelengkapannya, baik dari Polri
maupun unsur terkait serta segenap potensi masyarakat yang terlibat dalam
pengamanan hari raya idul fitri 1437 H. Sandi operasi dalam rangka pengamanan
hari raya idul fitri yang selama ini kita kenal yaitu “ketupat” pada
tahun 2016 berubah menjadi “Ramadiya” yang merupakan singkatan
ramadhan dan hari raya, yang mengandung arti harafiah suci, adil dan sempurna
opersi ini dilaksanakan selama 16 hari mulai tanggal 30 Juni sampai dengan 15
Juli 2016. Perlu diketahui bahwa pada pelaksanaan operasi ramadniya 2016 ini
telah ditetapkan beberapa target yang harus dicapai yaitu : Terwujudnya rasa
aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan perayaan hari raya
idul fitri 1437 H baik pada saat beribadah puasa, sholat tarawih, sholat ied,
berwisata maupun berbagai aktifitas lainnya. Terwujudnya keamanan, keselamatan,
ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang berpergian dengan
menggunakan beragam transportasi. Terjaminnya keamanan dan kelancaran
distribusi bahan pokok dan BBM,sehingga tidak menimbulkan kereshan dan
kekhawatiran masyarakat terhadap harga maupun ketersediaannya. Terwujudnya
keamanan dalam aktivitas embarkasi dan debarksi di pelabuhan/terminal darat,
laut, maupun udara untuk menjamin keselamatan penumpang dan barang selama dalam
perjalanan.
Terbangunnya kesiapsiagaan sistem tanggap darurat, melalui koordinasi
sinergitas lintas sektoral dan segenap komponen masyarakat dalam menghadapi
situasi darurat yang datang secara tiba-tiba, seperti bencana alam dan
bentuk-bentuk keadaan darurat lainnya. Termonitor dan terdatanya semua kejadian
dengan tepat, cermat dan akurat, sehingga dapat dijadikan bahan dalam
pelaksanaan analisa dan evaluasi demi perbaikan maupun penyempurnaan
perencanaan serta pelaksanaan operasi yang akan datang. Perlu saya sampaikan
beberapa hal yang harus dipedomani dan dilaksanakan dalam operasi ramadniya
2016 ini dengan penuh rasa tanggungjawab yaitu : Tingkatkan kewaspadaan dan
kesiapsiagaan diri maupun satuan dalam melaksanakan tugas, sehingga mampu
merespon secara cepat dan tepat setiap bentuk gangguan Kamtibmas yang terjadi.
Siapkan serta pelihara kondisi fisik dan mental saudara untuk dapat senantiasa
memberikan pelayanan prima kepada masyarakat kapanpun dan dimanapun.
Persiapkan dengan baik seluruh peralatan, sarana dan prasarana yang akan
digunakan untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan. Laksanakan tugas dengan
penuh rasa ketulusan dan keikhlasan seryta semangat pengabdian terbaik, melalui
tampilan sikap yang humanis serta menghindari sikap arogansi dan
kesewenang-wenangan. Penggelaran
personil harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam
menjalankan aktivitasnya, baik ditempat ibadah, tempat tinggal, jalur lalu
lintas, lokasi wisata maupun tempat-tempat lain yang merupakan Police Hazard.
Lakukan tindakan yang proaktif dan antisipatif dengan melibatkan semua fungsi
kepolisian serta stakeholders terkait untuk menghadapi ancaman aksi teror,
sabotase dan kejahatan berkadar ancaman tinggi, serta cegah kegiatan sweeping
yang dilakukan oleh ormas yang tidak berwenang. Kedepankan kerjasama yang
sinergis dan harmonis dengan seluruh dengan seluruh instansi terkait dan
segenap elemen masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada
masyarakat.












