Sambungmacan, 13 Januari 2016
Pada hari Saptu
tanggal 9 Januari 2016 pukul 07.00 s/d10.00 wib Serka Dwi Setiawan anggota
Koramil 09/Sambungmacan Kodim 0725/Sragen melaksanakan pendampinga terhadap
petani melaksanakan pemupukan padi di area persawahan Bpk. Suparmin kelompok
tani “ Sri Rejeki “Dk. Banaran Ds. Banaranr
Kec. Sambungmacan Kab. Sragen.
tanggal 9 Januari 2016 pukul 07.00 s/d10.00 wib Serka Dwi Setiawan anggota
Koramil 09/Sambungmacan Kodim 0725/Sragen melaksanakan pendampinga terhadap
petani melaksanakan pemupukan padi di area persawahan Bpk. Suparmin kelompok
tani “ Sri Rejeki “Dk. Banaran Ds. Banaranr
Kec. Sambungmacan Kab. Sragen.
Petani di wilayah Kec. Sambungmacan disinyalir
telah over dosis dalam mengaplikasi pupuk kimia dalam usaha tani mereka. padahal
pupuk yang melebihi takaran tersebut bukan jaminan produktifitas tanaman bisa
meningkat. sebagian para petani selama ini beranggapan makin banyak pupuk,
makin tinggi produksi yang akan dihasilkan.
telah over dosis dalam mengaplikasi pupuk kimia dalam usaha tani mereka. padahal
pupuk yang melebihi takaran tersebut bukan jaminan produktifitas tanaman bisa
meningkat. sebagian para petani selama ini beranggapan makin banyak pupuk,
makin tinggi produksi yang akan dihasilkan.
Ternyata anggapan tersebut keliru. dengan
penggunaan jenis dan dosis pupuk yang di sesuaikan dengan kondisi hara tanah,
akan memberikan produksi lebih baik.artinya jika tanah sudah cukup unsur
haranya, mengapa harus diberi pupuk kimia. selama ini para petani kerap
mengeluhkan kekurangan pupuk.jika tersedia maka distribusinya sering terlambat.
Akibatnya, tanaman padi terlambat menerima asupan hara. padahal di lain pihak
ada petani justru kelebihan menggunakan dosis pupuk.
penggunaan jenis dan dosis pupuk yang di sesuaikan dengan kondisi hara tanah,
akan memberikan produksi lebih baik.artinya jika tanah sudah cukup unsur
haranya, mengapa harus diberi pupuk kimia. selama ini para petani kerap
mengeluhkan kekurangan pupuk.jika tersedia maka distribusinya sering terlambat.
Akibatnya, tanaman padi terlambat menerima asupan hara. padahal di lain pihak
ada petani justru kelebihan menggunakan dosis pupuk.
Pemerintah menganjurkan para petani agar menerapkan
teknologi spesifik lokasi dengan menerapkan pemupukan berimbang. Sehingga
mencapai status hara dalam tanah optimum. Jika tanah unsure haranya telah
berada dalam status tinggi, maka pupuk hanya di berikan sesuai takaran.
Jumlahnya setara dengan hara yang terangkut panen. Pemberian dosis pupuk yang
berlebihan justru akan menyebabkan rendahnya efisiensi pemupukan dan masalah
pencemaran lingkungan.
teknologi spesifik lokasi dengan menerapkan pemupukan berimbang. Sehingga
mencapai status hara dalam tanah optimum. Jika tanah unsure haranya telah
berada dalam status tinggi, maka pupuk hanya di berikan sesuai takaran.
Jumlahnya setara dengan hara yang terangkut panen. Pemberian dosis pupuk yang
berlebihan justru akan menyebabkan rendahnya efisiensi pemupukan dan masalah
pencemaran lingkungan.
Karena itu petani harus memberikan pemupukan lebih
tepat,efektif dan efesien. Dengan demikian rekomendasi pemupukan
mempertimbangkan factor kemampuan tanah menyediakan hara dan kebutuhan hara
tanaman. Rekomendasi pemupukan yang berimbang disusun berdasarkan status hara
dalam tanah yang diketahui melalui teknik uji tanah.
tepat,efektif dan efesien. Dengan demikian rekomendasi pemupukan
mempertimbangkan factor kemampuan tanah menyediakan hara dan kebutuhan hara
tanaman. Rekomendasi pemupukan yang berimbang disusun berdasarkan status hara
dalam tanah yang diketahui melalui teknik uji tanah.













