Gesi, 13 Mei 2015
Menindak
lanjuti program dari pemerintah pusat bahwa TNI dilibatkan untuk menyukseskan
program swasembada pangan dalam tiga tahun mendatang yaitu para Babinsa untuk
mendampingi PPL dan memantau penyaluran pupuk bersubsidi agar sampai pada
tujuan. Sesuai hal tersebut bahwa Babinsa Koramil 12/ Gesi Kodim 0725/ Sragen
telah memantau kegiatan para petani di wilayahnya masing – masing. Pada musim
tanam kali ini para Babinsa yang ikut memantau ke lapangan mendapat
laporan/keluhan dari para petani antara lain padi – padi yang mereka tanam rata
– rata merah dan tidak bisa berkembang.
lanjuti program dari pemerintah pusat bahwa TNI dilibatkan untuk menyukseskan
program swasembada pangan dalam tiga tahun mendatang yaitu para Babinsa untuk
mendampingi PPL dan memantau penyaluran pupuk bersubsidi agar sampai pada
tujuan. Sesuai hal tersebut bahwa Babinsa Koramil 12/ Gesi Kodim 0725/ Sragen
telah memantau kegiatan para petani di wilayahnya masing – masing. Pada musim
tanam kali ini para Babinsa yang ikut memantau ke lapangan mendapat
laporan/keluhan dari para petani antara lain padi – padi yang mereka tanam rata
– rata merah dan tidak bisa berkembang.
Oleh karena Babinsa belum paham betul masalah tehnis
pertanian maka pada hari Rabu tanggal 13 Mei 2015, para Babinsa Koramil 12/ Gesi
yang di pimpin Peltu Suwarno menghadirkan Bapeluh dan para PPL Kec. Gesi di
kantor Koramil. Kesempatan tersebut Babinsa menanyakan masalah pertanian yang
di peroleh dari lapangan yaitu mengenai tanaman padi yang merah. Selanjutnya dijelaskan
oleh Bapak Edi Wahono selaku kepala PPL Kec. Gesi bahwa penyakit yang menyerang
tanaman padi saat ini tidak hanya di wilayah Gesi tapi hampir menyeluruh di Jawa Tengah. .Berakibat pada tanaman padi
yang memerah dan tidak bisa beranak ( kerdil ) istilah dalam pertanian
disebut penyakit asa – asam.
pertanian maka pada hari Rabu tanggal 13 Mei 2015, para Babinsa Koramil 12/ Gesi
yang di pimpin Peltu Suwarno menghadirkan Bapeluh dan para PPL Kec. Gesi di
kantor Koramil. Kesempatan tersebut Babinsa menanyakan masalah pertanian yang
di peroleh dari lapangan yaitu mengenai tanaman padi yang merah. Selanjutnya dijelaskan
oleh Bapak Edi Wahono selaku kepala PPL Kec. Gesi bahwa penyakit yang menyerang
tanaman padi saat ini tidak hanya di wilayah Gesi tapi hampir menyeluruh di Jawa Tengah. .Berakibat pada tanaman padi
yang memerah dan tidak bisa beranak ( kerdil ) istilah dalam pertanian
disebut penyakit asa – asam.
Dalam mengatasi penyakit asam – asam
tersebut PPL menyampaikan agar untuk sementara air dibuang dahulu atau sawah
dikeringkan karena tanahnya lembek. Serta sebelum menanam padi agar sawah di
taburi tepung dolemit agar tanah menjadi keras sehingga tanaman bisa tumbuh.
Pertemuan tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan karena sudah terjalin
sejak ada program upsus berlangsung dari jam 09.00 WIB sampai sekitar jam 10.30
WIB yang dihadiri Bapeluh,semua PPL dan Babinsa bertempat di kantor Koramil 12/
Gesi Kodim 0725/Sragen.
tersebut PPL menyampaikan agar untuk sementara air dibuang dahulu atau sawah
dikeringkan karena tanahnya lembek. Serta sebelum menanam padi agar sawah di
taburi tepung dolemit agar tanah menjadi keras sehingga tanaman bisa tumbuh.
Pertemuan tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan karena sudah terjalin
sejak ada program upsus berlangsung dari jam 09.00 WIB sampai sekitar jam 10.30
WIB yang dihadiri Bapeluh,semua PPL dan Babinsa bertempat di kantor Koramil 12/
Gesi Kodim 0725/Sragen.













