Babinsa “Perangi” Kecanduan Game Online, 322 Siswa Baru SMKN 1 Gesi Dibekali Literasi Digital

Babinsa “Perangi” Kecanduan Game Online, 322 Siswa Baru SMKN 1 Gesi Dibekali Literasi Digital

SRAGEN – Maraknya pelajar yang menghabiskan waktu berjam-jam bermain game online hingga mengabaikan belajar menjadi perhatian serius Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen. Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimanfaatkan untuk membentengi siswa dari ancaman kecanduan game yang berpotensi merusak masa depan.

Sebanyak 322 siswa baru SMKN 1 Gesi mengikuti sosialisasi dampak negatif kecanduan game online yang disampaikan Serka Tri Mawardi Babinsa Desa Blangu, didampingi Serma Agus Wibowo, Bati Bhakti TNI Koramil 12/Gesi, di Aula SMKN 1 Gesi Desa Blangu Kecamatan Gesi, Rabu (15/7). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala SMKN 1 Gesi Endang Triastuti, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Sunarno, serta para pendamping MPLS.

Dalam paparannya, Serka Tri Mawardi mengingatkan bahwa perkembangan teknologi harus disikapi dengan bijak. Menurutnya, tidak sedikit pelajar yang kehilangan semangat belajar, mengalami gangguan kesehatan, hingga kesulitan bersosialisasi akibat tidak mampu mengendalikan kebiasaan bermain game online.

“Game online bukan musuh, tetapi kecanduanlah yang menjadi ancaman. Ketika seorang pelajar lebih memilih layar ponsel daripada buku pelajaran, lebih betah begadang bermain game dari pada belajar atau berinteraksi dengan keluarga, saat itulah masa depannya mulai dipertaruhkan. Kami ingin adik-adik mampu mengendalikan teknologi, bukan justru dikendalikan teknologi. Jadikan gawai sebagai sarana belajar dan mengembangkan kemampuan, bukan sebagai penyebab hilangnya prestasi dan cita-cita,” tegasnya.

Kepala SMKN 1 Gesi Endang Triastuti mengatakan materi tersebut sengaja diberikan pada hari-hari awal MPLS agar siswa memiliki bekal dalam menghadapi tantangan era digital.

“MPLS tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter peserta didik. Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah kecanduan game online. Karena itu kami menggandeng Koramil 12/Gesi agar siswa memperoleh pemahaman langsung tentang pentingnya mengatur waktu, menjaga kesehatan mental, serta memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Kami ingin lulusan SMKN 1 Gesi tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga kuat dalam karakter,” ujarnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui edukasi tersebut, Koramil 12/Gesi berharap lahir generasi muda yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara cerdas, tetap fokus belajar, serta terhindar dari dampak negatif kecanduan game online yang kini menjadi salah satu tantangan terbesar di kalangan remaja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *