Tangen, 21 Oktober 2013.
Batituud
mewakili Danramil-10/Tangen Dim
0725/Sragen melaksanakan pembinaan pramuka siswa-siswi SMP N 1 Tangen pada hari
Kamis 17 Oktober 2013 Jam 08.00 wib yang
dilaksanakan dihalaman sekolah SMP N 1
Tangen.
mewakili Danramil-10/Tangen Dim
0725/Sragen melaksanakan pembinaan pramuka siswa-siswi SMP N 1 Tangen pada hari
Kamis 17 Oktober 2013 Jam 08.00 wib yang
dilaksanakan dihalaman sekolah SMP N 1
Tangen.
Dalam
kesempatan tersebut Batituud memberikan arahan tentang Wawasan Kebangsaan sbb :
kesempatan tersebut Batituud memberikan arahan tentang Wawasan Kebangsaan sbb :
a. Rasa Kebangsaan ,
Menumbuhkan rasa kesatuan persatuan tekad dan perasaan masyarakat
terhadap kondisi bangsanya , untuk menjadi bangsa yang kuat, dihormati
dan disegani diantara bangsa – bangsa
lain yang diwujudkan dalam kesetiaan masarakat
terhadap pemerintah dan rela
berkorban demi menegakan Persatuan dan
Kesatuan Bangsa .
Menumbuhkan rasa kesatuan persatuan tekad dan perasaan masyarakat
terhadap kondisi bangsanya , untuk menjadi bangsa yang kuat, dihormati
dan disegani diantara bangsa – bangsa
lain yang diwujudkan dalam kesetiaan masarakat
terhadap pemerintah dan rela
berkorban demi menegakan Persatuan dan
Kesatuan Bangsa .
b. Paham
Kebangsaan . Guna terbentuknya pemahaman rakyat dan masyarakat yang sama terhadap Bansa dan Negara Indonesia
yang diproklamasikan pada tanggal
17 Agustus 1945 , hal ini tercermin pada
pemahaman tentang hak dan kewajiban
warga
Kebangsaan . Guna terbentuknya pemahaman rakyat dan masyarakat yang sama terhadap Bansa dan Negara Indonesia
yang diproklamasikan pada tanggal
17 Agustus 1945 , hal ini tercermin pada
pemahaman tentang hak dan kewajiban
warga
Negara
yang sama dalam upaya pembelaan Negara tanpa ada diskriminasi .
yang sama dalam upaya pembelaan Negara tanpa ada diskriminasi .
c. Semangat Kebangsaan . Untuk
terbentuknya kwalitas
ketangguhan bangsa dalam
menghadapi berbagai ancaman , hal ini dapat terlihat pada peristiwa Palagan Ambarawa dengan semboyan
terbentuknya kwalitas
ketangguhan bangsa dalam
menghadapi berbagai ancaman , hal ini dapat terlihat pada peristiwa Palagan Ambarawa dengan semboyan
“
Merdeka atau Mati “, ini dijadikan motivasi
untuk melawan penjajah guna
mempertahankan NKRI .
Merdeka atau Mati “, ini dijadikan motivasi
untuk melawan penjajah guna
mempertahankan NKRI .











