Kodim Sragen – “Tegap! Hadap kanan, grak! Langkah tegap, maju jalan!” Teriakan lantang Serka Sutardi Babinsa Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen memecah pagi di Lapangan SMK Sakti Gemolong, Senin (27/4).
Di hadapannya, 121 siswa ketarunaan berbaris rapi, keringat bercucuran, tapi wajah tetap semangat. Sejak pukul 07.00 WIB, para taruna muda itu digembleng Peraturan Baris Berbaris (PBB). Bagi SMK ketarunaan, baris berbaris bukan sekadar ekstrakurikuler. Ia adalah nafas utama, ruh pembentuk karakter.
Dari sikap sempurna, istirahat di tempat, hormat, sampai langkah biasa. “Tangan mengepal, tidak boleh lemas. Pandangan lurus ke depan. Kalian ini bukan anak sekolah biasa,” ujarnya.
Drs. Sutikno, Spd salah satu Guru, menyebut kerja sama dengan Babinsa sudah 6 tahun berjalan. “Anak-anak ketarunaan wajib disiplin baja. Dengan PBB dari Pak Babinsa, mental mereka ditempa. Hasilnya kelihatan, telat berkurang, tawuran nol, etos kerja naik,” katanya.
Sutardi menanamkan disiplin lewat PBB, PBB adalah investasi. “PBB ini nafasnya siswa ketarunaan. Kalau nafasnya kuat, masa depan bangsa juga kuat,” pungkasnya.










