Kodim Sragen – “Saya ini cuma satu orang. Kalau tidak dibantu Pak Lurah, Pak Bayan, Pak Kadus, ya tidak jalan,” ujar Serka Giyanto Babinsa Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen, saat kunjungan di balai desa Krikilan, Senin (27/4).
Pernyataan itu jadi penegasan bahwa, Babinsa tidak dapat bekerja sendiri. Pembinaan teritorial butuh peran serta aparat desa, dari kepala desa, sekdes, kasi pemerintahan, hingga kepala dusun.
Pertemuan tsb membahas pemetaan rawan banjir dan update data warga kurang mampu. Di meja, peta desa digelar. Serka Giyanto menunjuk titik-titik tanggul yang retak. Sekdes, Arifin, S.E, langsung catat untuk usulan anggaran.
“Pak Babinsa kuat di lapangan, kami kuat di data dan administrasi. Kalau tidak sinkron, program bisa mleset,” kata Arifin.
Ia mencontohkan, distribusi bantuan pangan kemarin lancar karena data dari Kadus cocok dengan pantauan Babinsa.
“TNI kuat karena rakyat. Babinsa kuat karena aparat desa. Tidak ada superman di desa, adanya superteam,” pesan Giyanto.










