KOMUNIKASI SOSIAL, SENJATA AMPUH BABINSA DEKATKAN DIRI DENGAN RAKYAT

KOMUNIKASI SOSIAL, SENJATA AMPUH BABINSA DEKATKAN DIRI DENGAN RAKYAT

Kodim Sragen – Di tengah derasnya arus informasi, ada satu senjata ampuh yang tak pernah usang bagi Bintara Pembina Desa, Komunikasi Sosial atau Komsos. Senjata tanpa peluru ini setiap hari digunakan Babinsa untuk merangkul hati rakyat, Kamis (30/4) siang, Sertu Heri, Babinsa Desa Gesi beserta Anggota Koramil 12/Gesi, membuktikannya.

Ia duduk warung soto milik Bp. Witono, petani jagung, sambil menikmati teh hangat. Obrolan mengalir dari harga pupuk, cuaca, sampai rencana ronda malam. Tak ada jarak, tak ada formalitas.

“Inilah Komsos. Ngobrol dari hati ke hati. Dari ngobrol santai ini, saya tahu denyut nadi desa. Mana warga yang kesulitan, mana potensi masalah, semua kebuka,” ujar Heri. Komsos memang senjata utama Babinsa. Tanpa Komsos, Babinsa buta wilayah. Dengan Komsos, semua info masuk dari selokan mampet, anak putus sekolah, sampai isu yang bisa ganggu kamtibmas.

Semua bisa dicegah sebelum jadi masalah besar.Pak Witono, 55, merasakan manfaatnya. “Kalau ada apa-apa, tinggal WA Pak Heri. Cepat ditanggapi. Dulu mau lapor ke kantor, sungkan. Sekarang Pak Babinsa yang datang ke wilayah. Rasanya dihargai,” katanya.

Tak hanya door to door, Komsos Sertu Heri juga merambah warung kopi, sawah, pos ronda, hingga grup WhatsApp warga. Di mana ada warga, di situ Komsos berjalan. Tujuannya satu serap informasi, beri solusi, bangun kepercayaan.

Bagi Heri, Komsos adalah pengabdian. “Senjata kami bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk merangkul. Satu obrolan bisa selamatkan satu desa. Itulah hebatnya Komsos,” pungkasnya sambil pamit keliling wilayah lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *