SRAGEN – Deru gergaji, ketukan palu, dan riuh suara warga saling bersahutan di Dukuh Sidorejo Desa Dawung Kecamatan Jenar, sejak pagi. Di antara warga yang berlumuran semen dan debu kayu, tampak baju loreng khas TNI yang tak canggung memanggul balok kayu besar.
Ia adalah Pelda Ary Anggota Koramil 11/Jenar Kodim 0725/Sragen, yang kembali turun ke lapangan demi membantu proses mendirikan rumah milik Bapak Suwito Pemilik Rumah (45), salah satu warga kurang mampu di wilayah binaannya, Rabu (20/5).
Kehadiran Babinsa dalam tradisi sambatan atau gotong royong mendirikan rumah ini bukan sekedar formalitas kehadiran aparat. Dari mengangkat fondasi batu hingga memasang rangka atap, sang prajurit tampak membaur, mandi keringat bersama warga tanpa ada sekat pembatas.
”Bagi kami, gotong royong adalah urat nadi masyarakat desa. Saat ada warga yang mendirikan rumah, di situlah TNI harus hadir paling depan. Ini bukan sekedar membangun dinding dan atap, tapi sedang merawat fondasi persaudaraan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Ary di sela-sela aktivitasnya memaku usuk atap.
Melihat aksi sigap sang Babinsa, Bapak Suwito selaku pemilik rumah mengaku terharu sekaligus bangga. Dirinya tidak menyangka pengerjaan rumahnya bakal dibantu langsung oleh aparat TNI sejak awal hingga berdiri tegak.
”Jujur saya sangat terbantu. Pak Babinsa tidak cuma datang melihat, tapi benar-benar ikut kerja berat dari pagi. Rumah yang tadinya perkiraan selesai seminggu, kalau dikerjakan bareng-bareng begini jadi jauh lebih cepat. Terima kasih Pak Tentara,” ucap Bapak Suwito penuh syukur.










