Anggota
Koramil 19/Tanon, Kodim 0725/Sragen Pelda Sutarno berikan materi Wawasan
Kebangsaan tentang perkembangan situasi Indonesia, Sebanyak 60 orang peserta
dari anggota Senkom Mitra Polri wilayah Kec. Tanon di Aula Koramil
19/Tanon,Minggu (08/04/18)
Koramil 19/Tanon, Kodim 0725/Sragen Pelda Sutarno berikan materi Wawasan
Kebangsaan tentang perkembangan situasi Indonesia, Sebanyak 60 orang peserta
dari anggota Senkom Mitra Polri wilayah Kec. Tanon di Aula Koramil
19/Tanon,Minggu (08/04/18)
Menurut
Pelda Sutarno, saat ini Senkom merupakan bagian dari Bangsa Indonesia, mereka
harus mempunyai mental yang kuat, berintegritas, berwawasan kebangsaan,cinta
tanah air, bermoral, berkarakter dan pantang menyerah. Di hadapkan dengan
perkembangan dunia saat ini Bangsa Indonesia akan banyak menghadapi konflik
baik mengenai sumber Energi, lapangan kerja sampai dengan penyebaran Komunisme
yang sangat mempengaruhi Idiologi Negara Kita.
Pelda Sutarno, saat ini Senkom merupakan bagian dari Bangsa Indonesia, mereka
harus mempunyai mental yang kuat, berintegritas, berwawasan kebangsaan,cinta
tanah air, bermoral, berkarakter dan pantang menyerah. Di hadapkan dengan
perkembangan dunia saat ini Bangsa Indonesia akan banyak menghadapi konflik
baik mengenai sumber Energi, lapangan kerja sampai dengan penyebaran Komunisme
yang sangat mempengaruhi Idiologi Negara Kita.
Pelda
Sutarno mengatakan, bahwa wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa
Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan
wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Kesatuan atau integrasi nasional bersifat kultural dan tidak hanya bernuansa
struktural mengandung satu kesatuan ideologi, kesatuan politik, kesatuan sosial
budaya, kesatuan ekonomi, dan kesatuan pertahanan dan keamanan,”ujarnya.
Sutarno mengatakan, bahwa wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa
Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan
wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Kesatuan atau integrasi nasional bersifat kultural dan tidak hanya bernuansa
struktural mengandung satu kesatuan ideologi, kesatuan politik, kesatuan sosial
budaya, kesatuan ekonomi, dan kesatuan pertahanan dan keamanan,”ujarnya.













