Rabu, 7 Februari 2018 pukul
10.00 – 13.00 Wib bertempat di SMP N 1 Sukodono Danramil 13/ Sukodono Kapten
Arh Jumadiyono bersama AKP Bambang Erwadi,S.Sos,MM ( Kapolsek Sukodono ) dan
Siswanto,Spd, Mpd (Ka SMP N 1 Sukodono) melaksanakan pembuatan lubang peresapan
biopori dalam rangka penilaian sekolah Adiwiyata (Peduli dan berbudaya
lingkungan) tingkat Propinsi Jawa Tengah.
10.00 – 13.00 Wib bertempat di SMP N 1 Sukodono Danramil 13/ Sukodono Kapten
Arh Jumadiyono bersama AKP Bambang Erwadi,S.Sos,MM ( Kapolsek Sukodono ) dan
Siswanto,Spd, Mpd (Ka SMP N 1 Sukodono) melaksanakan pembuatan lubang peresapan
biopori dalam rangka penilaian sekolah Adiwiyata (Peduli dan berbudaya
lingkungan) tingkat Propinsi Jawa Tengah.
Hadir dalam kegiatan Koramil
13/Sukodono 5 orang anggota, Polsek
Sukodono 3 orang anggota, Ibu Umi Muharomah,Spd (Koordinator), Bpk Sujadi,Spd
(Kesiswaan), Duta dan Osis 15 orang
siswa. Lokasi ada di 13 titik antara lain Lapangan upacara 5 lubang, Lapangan
bola Volly 2 lubang, Lingkungan kantin 2
lubang serta Lingkungan ruang kelas
siswa 4 lubang.
13/Sukodono 5 orang anggota, Polsek
Sukodono 3 orang anggota, Ibu Umi Muharomah,Spd (Koordinator), Bpk Sujadi,Spd
(Kesiswaan), Duta dan Osis 15 orang
siswa. Lokasi ada di 13 titik antara lain Lapangan upacara 5 lubang, Lapangan
bola Volly 2 lubang, Lingkungan kantin 2
lubang serta Lingkungan ruang kelas
siswa 4 lubang.
Dalam kesempatan tersebut
Kapten Arh Jumadiyono mengungkapkan salah satu manfaat yang paling utama dari
diciptakannya lubang biopori adala penyerapan air. Biopori mampu meningkatkan
daya serap tanah terhadap air sehingga resiko terjadinya penggenangan air atau
banjir dalam skala besar tidak terjadi. Selain itu, air yang tersimpan dalam
lubang biopori ini dalam menjaga kelembapan tanah bahkan ketika masa musim
kemarau. Pada prinsipnya, dinding lubang biopori yang dibuat dengan ukuran yang
sudah dikalkulasikan secara cermat mampu menghasilkan pori-pori yang kemudian
membantu tanah dalam menyerap genangan air yang ada di atasnya. Sehingga
genangan air yang terjadi dalam skala tertentu bisa dihindari.
Kapten Arh Jumadiyono mengungkapkan salah satu manfaat yang paling utama dari
diciptakannya lubang biopori adala penyerapan air. Biopori mampu meningkatkan
daya serap tanah terhadap air sehingga resiko terjadinya penggenangan air atau
banjir dalam skala besar tidak terjadi. Selain itu, air yang tersimpan dalam
lubang biopori ini dalam menjaga kelembapan tanah bahkan ketika masa musim
kemarau. Pada prinsipnya, dinding lubang biopori yang dibuat dengan ukuran yang
sudah dikalkulasikan secara cermat mampu menghasilkan pori-pori yang kemudian
membantu tanah dalam menyerap genangan air yang ada di atasnya. Sehingga
genangan air yang terjadi dalam skala tertentu bisa dihindari.













