Kodim Sragen – Senin (27/4) pagi, rumah Bapak Topo Dk Ngeseng RT 19 RW 3 Kel Kwangen kedatangan tamu. Serda Ibrahim Babinsa Kel Kwangen beserta 1orang anggota Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen duduk bersama Pak Topo, tokoh masyarakat.
Obrolan serius tapi santai. Agendanya komunikasi sosial untuk deteksi dini dan antisipasi gejolak di wilayah.“Akhir-akhir ini kan banyak isu, Pak. Mulai harga sembako, bantuan yang telat, sampai berita hoaks di grup WA. Jangan sampai warga kita terprovokasi,” buka Serda Ibrahim.
Komsos dengan tomas dan toga ini rutin digelar Babinsa. Tujuannya menyerap informasi, menyamakan persepsi, dan meredam potensi konflik sejak awal. “Kalau bapak ibu dengar ada warga mulai resah, ada yang mau demo, atau ada pendatang mencurigakan, tolong langsung kabari saya,” pesan Babinsa, Pak Topo mengangguk.
“Betul, Pak. Kuncinya di komunikasi. Kemarin soal data bantuan PKH ada yang salah, hampir jadi ramai. Untung cepat kita luruskan bareng Pak Lurah,” ujarnya.
Tokoh pemuda, Pak Topo, juga curhat soal anak muda yang mudah emosi gara-gara medsos. “Kami siap bantu, Pak. Nanti kami edukasi di karang taruna biar tidak gampang share berita yang belum jelas,” katanya.
Ibrahim mencatat semua masukan. “Intinya kita jaga kampung kita bareng-bareng. Jangan kasih ruang untuk perpecahan. Kalau aman, semua enak usaha, enak ibadah,” tegasnya.










