Kodim Sragen – Lapangan SMP Pondok tampak ramai, Jum’at (24/4) pagi. Puluhan siswa berseragam olahraga berbaris rapi. Di depan mereka, Serka Mukmin, Babinsa Desa Sunggingan, memegang galah bambu. Hari itu, agenda Mukmin bukan patroli. Ia diminta pihak sekolah untuk melatih kegiatan atletik, khususnya lempar galah, jelang Pekan Olahraga Pelajar tingkat kabupaten.
“Posisi kaki dibuka selebar bahu. Galah dipegang di belakang, siku ditekuk. Saat lempar, putar pinggang dan lepas saat tangan lurus ke depan,” instruksi Mukmin sambil memperagakan teknik yang benar.
Satu per satu siswa maju. Ada yang masih kaku, ada yang lemparannya melenceng. Dengan sabar, Mukmin membetulkan posisi tangan, kuda-kuda, hingga cara ancang-ancang. “Jangan pakai otot saja. Pakai teknik. Lempar galah itu soal keseimbangan dan timing,” pesannya.
Salah satu Guru SMP Pondok, Mulyadi,Spd. menyebut kehadiran Babinsa jadi motivasi tersendiri. “Anak-anak lebih semangat kalau dilatih Pak Tentara. Disiplinnya dapat, mentalnya juga terbentuk,” ujarnya.
Selain teknik, Mukmin juga menanamkan nilai sportivitas dan pantang menyerah. “Menang kalah biasa. Yang penting kalian sudah berusaha maksimal. Jaga nama baik sekolah dan desa,” ucapnya di sela latihan.
Sinta, 14 tahun, siswa kelas 8, mengaku senang. “Awalnya takut, Pak. Galahnya berat. Tapi setelah diajari Pak Babinsa jadi tahu caranya. Lemparan saya tambah jauh,” katanya sambil tersenyum.
Latihan ditutup dengan pendinginan dan evaluasi. Mukmin berpesan agar siswa tetap latihan rutin meski tanpa dirinya. “Saya akan pantau terus. Kalau ada lomba, Babinsa siap jadi suporter nomor satu,” Imbuhnya.












