Masaran, 20 September 2017
Pada hari Senin tanggal 18 September 2017 jam
20.00 – 22.30 Wib Serka Jiman Babinsa Desa Masaran melaksanakan Komsos dengan
Toga dan Tomas di Dk Kauman Rt 01 dan Rt 2 Rw 01 Desa Masaran Kec. Masaran
hadir Mewakili Danramil Undangan Majelis
dzikir Ratib Al Haddad Masaran dan Peresmian Masjid DARUT TAUHID dengan
tema ” ingat, dengan berdzikir
kepada Allah dapat menentramkan hati ” di pimpin oleh Habib Syeh Nuch Al Hadad.
20.00 – 22.30 Wib Serka Jiman Babinsa Desa Masaran melaksanakan Komsos dengan
Toga dan Tomas di Dk Kauman Rt 01 dan Rt 2 Rw 01 Desa Masaran Kec. Masaran
hadir Mewakili Danramil Undangan Majelis
dzikir Ratib Al Haddad Masaran dan Peresmian Masjid DARUT TAUHID dengan
tema ” ingat, dengan berdzikir
kepada Allah dapat menentramkan hati ” di pimpin oleh Habib Syeh Nuch Al Hadad.
Hadir dalam acara Camat Masaran di wakili
Kasi Trantip Bp Suratno, Kapolsek masaran di wakili Wakapolsek Iptu Suwarso,
Danramil 03/Masaran di Wakili Serka Jiman Babinsa Desa Masaran, Kepala Desan
Masaran Bp Yuliyanto dan Perangkatnya, Jumlah hadir Jamaah -+ 250 an
orang. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa dzikir mengharuskan adanya
rasa suka dan cinta kepada Allah Ta’ala. Maka tidak akan ada yang
mengamalkannya kecuali jiwa yang dipenuhi rasa suka, dan cinta untuk selalu
mengingat dan kembali kepada-Nya.
Kasi Trantip Bp Suratno, Kapolsek masaran di wakili Wakapolsek Iptu Suwarso,
Danramil 03/Masaran di Wakili Serka Jiman Babinsa Desa Masaran, Kepala Desan
Masaran Bp Yuliyanto dan Perangkatnya, Jumlah hadir Jamaah -+ 250 an
orang. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa dzikir mengharuskan adanya
rasa suka dan cinta kepada Allah Ta’ala. Maka tidak akan ada yang
mengamalkannya kecuali jiwa yang dipenuhi rasa suka, dan cinta untuk selalu
mengingat dan kembali kepada-Nya.
Orang yang mencintai sesuatu akan banyak
mengingatnya, dan orang yang banyak mengingat sesuatu (meskipun pada mulanya
ini adalah bentu pembebanan) pasti akan mencintainya. Begitu halnya dengan
orang yang berdzikir kepada Allah Ta’ala.Apabila seorang Muslim sampai pada
derajat suka berdikir, maka ia tidak akan melakukan erbuatan lain selain dzikir
kepada Allah Ta’ala. Sesuatu yang selain Allah adalah sesuatu yang pasti
meninggalkannya saat kematian menjemput. Nah, di sinilah urgensi mengapa setiap
jiwa sangat membutuhkan amalan dzikir.
mengingatnya, dan orang yang banyak mengingat sesuatu (meskipun pada mulanya
ini adalah bentu pembebanan) pasti akan mencintainya. Begitu halnya dengan
orang yang berdzikir kepada Allah Ta’ala.Apabila seorang Muslim sampai pada
derajat suka berdikir, maka ia tidak akan melakukan erbuatan lain selain dzikir
kepada Allah Ta’ala. Sesuatu yang selain Allah adalah sesuatu yang pasti
meninggalkannya saat kematian menjemput. Nah, di sinilah urgensi mengapa setiap
jiwa sangat membutuhkan amalan dzikir.













