Berita  

BABINSA DESA SEPAT HADIRI MEDIASI ANTARA PT TIGA PILAR TBK DENGAN WARGA SEKITAR LOKASI PABRIK

BABINSA DESA SEPAT  HADIRI MEDIASI ANTARA PT TIGA PILAR TBK DENGAN WARGA SEKITAR LOKASI PABRIK
Masaran, 14 Agustus 2017
Pada hari Sabtu tanggal 12 Agustus 2017
pukul 16.30 wib bertempat di Balai Desa Sepat Masaran telah dilaksanakan
Mediasi antara PT Tiga Pilar Tbk dengan Warga sekitar lokasi Pabrik yang tidak
menerimakan dengan suara bising mesin pabrik serta debu yang di hasilkan oleh
mesin. Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Desa Sepat Sahid, HRD PT Tiga Pilar
Mustaim,  Wakapolsek Masaran IPTU Suwarso,
Perangkat Desa Sepat Masaran, Humas PT Tiga Pilar Sdr. Rohmat, Bhabinkamtibmas
Polsek Masaran, Babinsa Desa Sepat Serka Edy Susilo, Warga sekitar 150 orang.
Sambutan Kepala Desa sbb : Kita secara
Demokrasi harus bicara yang baik kesepakatan tadi malam Acara yang harusnya
sore hari ini karena acara mendadak karena mendatangkan semua warga maka salah
persepsi. Dengan kesepakatan sebelum jam 14.00 wib harus diedarkan karena semua
itu kesalah pahaman maka bilamana harus sore hari ini dilaksanakan maka harus
dilakukan. Saya sebagai Kepala Desa dari semenjak berdirinya PT Tiga Pilar
semua permasalahan selalu berkomonikasi maka harus dirembug bersama bilamana
ada respon dari perusahaaan yang kurang maka perlu adanya koorsinasi yang baik.
Perlu adanya koordinator untuk bertemu dengan pihak PT agar diupayakan dari
pihak perusahaan dan direalisasikan.
Tanya jawab : Haryono warga Dk. Sepat
Masaran, debu yang oleh pabrik perlu adanya perhatian dari pihak perusahaan, Jawaban
: dihasilkan Permasalahan dari perusahaan sudah menurunkan prosentasi debu
hingga mematikan mesin itu semua karena komonikasi yang tidak sambung antara
humas dengan perusahaan. Sambutan Wakapolsek Masaran :  Saya berada didepan ini mewakili Kapolsek yang
saat ini ada  tugas luar dan saya akan menyampaikan pesan Pak Kapolsek.  Kejadian ini , saya berharap ini merupakan kejadian
yang terakhir karena acara ini secara mendadak, kami mohon kepada PT Tiga Pilar
untuk bisa menjawab menampung  aspirasi warga sekitar pabrik dan segera di
realisasi.  Dan memohon kepada warga agar
kondusif dalam penyampaian aspirasi dan tidak Anarkis dalam berbuat untuk
menuntut haknya sekali lagi penyampaian aspirasi yang sopan serpti adat kita
orang jawa.  Dalam giat hari semoga ada
kesepakatan yang baik dan bermanfaat bagi warga dan PT TIGA PILAR.
Sambutan HRD PT Tiga Pilar Sdr. Mustaim
: Kami dari Tiga Pilar mengucapkan mohon maaf yang sebesar besarnya atas
kejadian ini, tidak ada maksud dengan sengaja atas kejadian ini. Ada beberapa
pokok permasalahan humas saat kejadian abu batubara kita sudah turunkan
prosentasenya bahkan kami sudah mematikannya itu laporan dari Humas kami. Masalah
tidak komonikatif dengan humas maka kami menyatakan tidak menggunakan Pak
Rohmat lagi sebagai humas Perusahaan. Dengan kesepakatan warga Pak Warji
diangkat sebagai Humas sebagai Humas di ring satu untuk komonikasi dengan
Perusahaan Tiga Pilar. Kami tidak ada maksud sama sekali untuk memutus
komonikasi berjalan dengan baik antara warga dengan PT Tiga Pilar ( perusahaan
). Pesan dari perusahaan kami bareng bareng untuk komonikasi dengan perusahaan
serta warga untuk baik kedepannya. dengan adanya penerimaan karyawan kami tidak
akan ingkar janji akan mempreoritaskan warga desa sepat khususnya. untuk
pembangunan gedung baru kami jauh hari kami akan sosialisasikan kepada warga
sekitar.
Sambutan Humas yang baru Sdr. Warji sbb :
 Sebenarnya saya merasa berat dengan
tanggung jawab ini saya berpesan bilamana dengan ada permasalahan maka kita
bisa berkomonikasi bersama dan saya akan sampekan dwngan perusahaan. Mohon
kepada perusahaan bilamana ada permasalahan di masyarakat agar cepat
diselesaikan. untuk Karang Taruna minta kompensasi nanti kita bicarakan dwngan
perusahaan serta bilamana ada acara bantuan itu menjadi koreksi dan saya
sampekan kepada perusahaan.

BABINSA DESA SEPAT  HADIRI MEDIASI ANTARA PT TIGA PILAR TBK DENGAN WARGA SEKITAR LOKASI PABRIK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *