Sidoharjo, 10 April 2017
Pada Hari Minggu Tanggal 9 April 2017 pukul 10 00 – 12 00 Wib Babinsa
Jetak Serda Supriyono dan Babinkamtibmas meghadiri pengajian rutin
mingggu wage yang dilaksanakan oleh warga NU di dk. Jetak Gayam Ds Jetak dengan pembicara bapak KH. Syafii dari Karang
Pelem Kedawung, dengan mengambil tema ” MEMUPUK JIWA
KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA “
Jetak Serda Supriyono dan Babinkamtibmas meghadiri pengajian rutin
mingggu wage yang dilaksanakan oleh warga NU di dk. Jetak Gayam Ds Jetak dengan pembicara bapak KH. Syafii dari Karang
Pelem Kedawung, dengan mengambil tema ” MEMUPUK JIWA
KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA “
Hadir pada acara tsb Bpk Camat
Sidoharjo diwakili Kasi Trantib
Bapak Parimin, Danramil diwakili Serda Supriyono, Kapolsek diwakili Aiptu Supriyono, Bpk Lurah
Jetak Siswanto, SPd ,M Hum, Tokoh agama dan para jemaah yang hadir -+
1500 orang.
Sidoharjo diwakili Kasi Trantib
Bapak Parimin, Danramil diwakili Serda Supriyono, Kapolsek diwakili Aiptu Supriyono, Bpk Lurah
Jetak Siswanto, SPd ,M Hum, Tokoh agama dan para jemaah yang hadir -+
1500 orang.
Isi kotbah kh Syafii antara lain Kita sebagai makluk yang paling sempurna
dibandingkan makluk lain, tentu kita tak henti hentinya mengucapkan syukur kepada
Tuhan YME yang telah memberikan suatu kenikmatan, bahwa isi dunia ini
diperuntukan kepada manusia, tetapi kadang manusia itu serakah, ingin
memiliki yang berlebihan, dengan cara diluar norma-norma agama, ini yang harus
dihindari.
dibandingkan makluk lain, tentu kita tak henti hentinya mengucapkan syukur kepada
Tuhan YME yang telah memberikan suatu kenikmatan, bahwa isi dunia ini
diperuntukan kepada manusia, tetapi kadang manusia itu serakah, ingin
memiliki yang berlebihan, dengan cara diluar norma-norma agama, ini yang harus
dihindari.
Mari kita yang diberi aklak sempurna ini
kita gunakan/manfaatkan ke hal-hal yang baik sesuai kaidah islam, manusia
diciptakan untuk saling menghormati dengan sesama, bukan saling membenci,
terlebih dlm hubungan antar agama hrs lebih rukun, saling menghormati,
menghargai ajaran agama lain, kalau hal ini diterapkan dalam kehidupan beragama
kita yakin hidup ini akan tentram, tidak saling suudhon, dan yang pasti akan
saling mengangkat harkat martabat sesama umat.
kita gunakan/manfaatkan ke hal-hal yang baik sesuai kaidah islam, manusia
diciptakan untuk saling menghormati dengan sesama, bukan saling membenci,
terlebih dlm hubungan antar agama hrs lebih rukun, saling menghormati,
menghargai ajaran agama lain, kalau hal ini diterapkan dalam kehidupan beragama
kita yakin hidup ini akan tentram, tidak saling suudhon, dan yang pasti akan
saling mengangkat harkat martabat sesama umat.











