Kodim Sragen – Angka kasus kematian yang disebabkan demam berdarah dengue (DBD) terus meningkat, Pelda Suripan beserta 1 anggota Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen melakukan sosialisasi dengan warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan untuk menghindari penyakit demam berdarah, Selasa (27/01/2026).
Pelda Suripan juga mengungkapkan, masyarakat dapat berperan aktif untuk mencegah penularan DBD. Pencegahan ini diantaranya dengan melaksanakan 4 M Plus, yaitu Menguras bak mandi minimal 2 kali seminggu, Menutup tempat penampungan air, Mendaur ulang barang bekas, dan Memantau jentik nyamuk.
“Bila masyarakat mengalami gejala demam dalam beberapa hari tidak turun-turun dan mengarah kepada tanda gejala penyakit DBD. Segera dibawa ke pusat pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan, jangan sampai terlambat,” ungkapnya.
Suripan juga menjelaskan bahwa, biasanya masyarakat terlambat merujuk pasien DBD ke rumah sakit. Dan biasanya sudah dalam kondisi parah, tentunya hal ini akan sangat membahayakan bagi pasien.
“Maka dari itu, saya ingatkan masyarakat untuk menggunakan bubuk Abate bila diperlukan untuk membunuh jentik nyamuk dan bisa didapat gratis di Puskesmas.
Fogging dapat dilakukan di rumah warga yang positif DBD dengan menunjukkan hasil pemeriksaan laboratorium. Kemudian dari hasil pemantauan jentiknya cukup banyak dan beberapa warga mengalami gejala DBD yang sama,” terangnya.
“Bila masyarakat sudah terbiasa dengan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan, melalui pemberantasan sarang nyamuk. Tentunya ini hal yang paling tepat untuk memutus rantai penularan penyakit DBD,” pungkasnya.












