Plupuh, 27 April 2017
Pada Hari Kamis Tanggal 20 April 2017 pukul 08.00 s/d 10.00 Wib Babinsa
Koramil 20/Plupuh Sertu Sugiyono melaksanakan kegiatan pembinaan PPBN kepada
Siswa – siswi SMK Tunas Harapan I Plupuh, bertempat di Aula SMK Tunas Harapan I
Plupuh.
Koramil 20/Plupuh Sertu Sugiyono melaksanakan kegiatan pembinaan PPBN kepada
Siswa – siswi SMK Tunas Harapan I Plupuh, bertempat di Aula SMK Tunas Harapan I
Plupuh.
Adapun Materi yang disampaikan oleh Babinsa Koramil 20/Plupuh antara lain, Materi tentang Sosialisasi pengetahuan
4 (empat) Pilar Kebangsaan yaitu Pilar Pancasila : Pilar mulailah bagi
tegak kokoh berdirinya negara-bangsa Indonesia adalah Pancasila. Timbul
pertanyaan, mengapa Pancasila diangkat sebagai pilar bangsa Indonesia. Perlu
dasar pemikiran yang kuat dan meraih dipertanggung jawabkan sehingga meraih
diterima oleh seluruh warga bangsa, mengapa bangsa Dalam negri menetapkan
Pancasila sebagai base kehidupan berbangsa dan bernegara.
4 (empat) Pilar Kebangsaan yaitu Pilar Pancasila : Pilar mulailah bagi
tegak kokoh berdirinya negara-bangsa Indonesia adalah Pancasila. Timbul
pertanyaan, mengapa Pancasila diangkat sebagai pilar bangsa Indonesia. Perlu
dasar pemikiran yang kuat dan meraih dipertanggung jawabkan sehingga meraih
diterima oleh seluruh warga bangsa, mengapa bangsa Dalam negri menetapkan
Pancasila sebagai base kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pilar Undang-Undang Dasar 1945 : Pilar kedua kehidupan berbangsa dan
bernegara bagi bangsa Indonesia adalah Undang-Undang Basis 1945. Dalam rangka
memahami dan mendalami UUD 1945, diperlukan memahami lebih dulu makna
undang-undang dasar teruntuk kehidupan berbangsa dan bernegara dan
prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945.
bernegara bagi bangsa Indonesia adalah Undang-Undang Basis 1945. Dalam rangka
memahami dan mendalami UUD 1945, diperlukan memahami lebih dulu makna
undang-undang dasar teruntuk kehidupan berbangsa dan bernegara dan
prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945.
Pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia : Sebelum kindertagesstätte bahas mengenai Negara Kesatuan Republik
Indonesia ada baiknya bila kita fahami jauh dahulu berbagai bentuk Pelosok yang
terdapat di negara, apa kelebihan dan kekurangannya, untuk selanjutnya kita
fahami mengapa para founding daddies negara ini memilih negeri kesatuan.
Indonesia ada baiknya bila kita fahami jauh dahulu berbagai bentuk Pelosok yang
terdapat di negara, apa kelebihan dan kekurangannya, untuk selanjutnya kita
fahami mengapa para founding daddies negara ini memilih negeri kesatuan.
Pilar Bhinneka Tunggal Ika : Sesanti atau semboyan Bhinneka Tunggal
Ika diungkapkan pertama kali oleh mPu Tantular, pujangga agung kerajaan
Majapahit yang hidup dalam masa pemerintahan Raja Hayamwuruk, di abad ke
empatbelas (1350-1389). Sesanti tersebut memiliki dalam karyanya, kakawin
Sutasoma yang berbunyi “Bhinna ika tunggal ika, tan hana dharma mangrwa, ” yang
artinya “Berbeda-beda itu, 1 itu, tak ada pengabdian yang mendua.
Ika diungkapkan pertama kali oleh mPu Tantular, pujangga agung kerajaan
Majapahit yang hidup dalam masa pemerintahan Raja Hayamwuruk, di abad ke
empatbelas (1350-1389). Sesanti tersebut memiliki dalam karyanya, kakawin
Sutasoma yang berbunyi “Bhinna ika tunggal ika, tan hana dharma mangrwa, ” yang
artinya “Berbeda-beda itu, 1 itu, tak ada pengabdian yang mendua.













