Sragen, 23 Oktober 2015
Bupati Sragen Agus Fatchur
Rahman,SH, MH memberikan bantuan berupa sarana buka usaha kepada 210 orang. Ke
210 orang tersebut terdiri dari tenaga kerja muda dan wanita, para disabilitas
dan lansia. Bantuan diserahkan secara simbolis di Tecknopark Sragen, disaksikan
ke 210 orang penerima bantuan, Sekretaris Daerah, Asisten I , III, dan beberapa
kepala Satker.
Rahman,SH, MH memberikan bantuan berupa sarana buka usaha kepada 210 orang. Ke
210 orang tersebut terdiri dari tenaga kerja muda dan wanita, para disabilitas
dan lansia. Bantuan diserahkan secara simbolis di Tecknopark Sragen, disaksikan
ke 210 orang penerima bantuan, Sekretaris Daerah, Asisten I , III, dan beberapa
kepala Satker.
Disampaikan oleh Kepala Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Sragen Drs. Sarwaka, bantuan yang diberikan
diantaranya 30 mesin jahit, 30 facial bed untuk sarana buka usaha salon, 30
spiner sarana buka usaha pengolahan makanan, 30 paket sarana pembuatan sangkar
burung, 30 paket sarana pembuatan alat-alat rumah tangga dan 30 kompresor untuk
buka usaha tambal ban dan 30 mesin juki.
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Sragen Drs. Sarwaka, bantuan yang diberikan
diantaranya 30 mesin jahit, 30 facial bed untuk sarana buka usaha salon, 30
spiner sarana buka usaha pengolahan makanan, 30 paket sarana pembuatan sangkar
burung, 30 paket sarana pembuatan alat-alat rumah tangga dan 30 kompresor untuk
buka usaha tambal ban dan 30 mesin juki.
Sementara Bupati Sragen saat
memberikan sambutan mengatakan, untuk melakukan sesuatu hal yang paling
diperlukan adalah ilmu. Termasuk untuk membuka usaha, ilmu adalah modal yang
utama, dan bekal ilmu untuk membuka usaha bagi 210 orang penerima bantuan telah
diberikan berupa pelatihan ketrampilan. Untuk itu mereka diharapkan bisa
memanfaatkan bekal yang telah diberikan pemerintah kabupaten Sragen tersebut
untuk mandiri dengan membuka usaha yang bermanfaat.
memberikan sambutan mengatakan, untuk melakukan sesuatu hal yang paling
diperlukan adalah ilmu. Termasuk untuk membuka usaha, ilmu adalah modal yang
utama, dan bekal ilmu untuk membuka usaha bagi 210 orang penerima bantuan telah
diberikan berupa pelatihan ketrampilan. Untuk itu mereka diharapkan bisa
memanfaatkan bekal yang telah diberikan pemerintah kabupaten Sragen tersebut
untuk mandiri dengan membuka usaha yang bermanfaat.
Pada kesempatan tersebut Bupati
juga menyampaikan jika pemerintah kaupaten Sragen sangat peduli kepada para
warga miskin. Sebagai bentuk kepeduliannya Pemkab Sragen telah mendirikan
Kantor Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) yang khusus
melayani kaum miskin. Secara nyata “Kantor Kemiskinan” ini telah telah banyak
membantu warga miskin. Salah satunya yakni memberikan beasiswa kepada mahasiswa
anak dari warga miskin untuk kuliah diperguruan tinggi negeri hingga lulus
kuliah.
juga menyampaikan jika pemerintah kaupaten Sragen sangat peduli kepada para
warga miskin. Sebagai bentuk kepeduliannya Pemkab Sragen telah mendirikan
Kantor Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) yang khusus
melayani kaum miskin. Secara nyata “Kantor Kemiskinan” ini telah telah banyak
membantu warga miskin. Salah satunya yakni memberikan beasiswa kepada mahasiswa
anak dari warga miskin untuk kuliah diperguruan tinggi negeri hingga lulus
kuliah.
Untuk itu Bupati menegaskan jiwa ada warga miskin yang pandai didalam
sekolahnya, pasti akan dibiayai oleh Pemkab Sragen. Bahkan mulai tahun depan
Pemkab Sragen akan menggratiskan SPP sekolah mulai dari SD hingga tingkat SLTA.
Pada kesempatan
tersebut, salah satu penyandang disabilitas yang juga mendapatkan kesempatan
menerim bantuan memberikan ucapan terimakasih kepada Bupati Sragen atas progam
bantuan kepada warga kurang mampu tersebut. Dia bertekad dengan bekal ilmu
ketrampilan dan sarana peralatan yang diberikan kepadanya, dia bisa membuka
usaha dan berusaha mandiri agar tidak merepotkan orang tua dan keluarganya.
sekolahnya, pasti akan dibiayai oleh Pemkab Sragen. Bahkan mulai tahun depan
Pemkab Sragen akan menggratiskan SPP sekolah mulai dari SD hingga tingkat SLTA.
Pada kesempatan
tersebut, salah satu penyandang disabilitas yang juga mendapatkan kesempatan
menerim bantuan memberikan ucapan terimakasih kepada Bupati Sragen atas progam
bantuan kepada warga kurang mampu tersebut. Dia bertekad dengan bekal ilmu
ketrampilan dan sarana peralatan yang diberikan kepadanya, dia bisa membuka
usaha dan berusaha mandiri agar tidak merepotkan orang tua dan keluarganya.













