Berita  

DANDIM 0725 SRAGEN BERSAMA FPD MENDAMPINGI BUPATI SRAGEN SRAWUNG PUTARAN PERTAMA 2014

DANDIM 0725 SRAGEN BERSAMA FPD MENDAMPINGI BUPATI SRAGEN SRAWUNG PUTARAN PERTAMA 2014
Sragen, 28 Februari 2014.
Kegiatan
kunjungan Bupati Sragen ke desa-desa yang dikemas dalam acara Srawung Warga
tahun 2014, kembali dilaksanakan. Namun untuk pelaksanaan tahun 2014 ini format
acara agak sedikit mengalami perubahan.  Kalau pada dua tahun sebelumya,
  dialog dengan warga masyarakat dilaksanakan di awal kegiatan,  yang
dilanjutkan dengan kegiatan fisik pada keesokan harinya. Untuk tahun 2014 ini,
 susunan acara dibalik.  Kegiatan yang sifatnya fisik, seperti
pengecoran jalan, penanaman  bibit pohon, pengobatan gratis, penyuluhan
kesehatan dll nya, dilaksanakan  pada sore hari,  sedangkan
 malam harinya dilanjutkan dengan  dialog dengan warga masyarakat.
 Kali pertama srawung warga tahun 2014, diselenggarakan di kecamatan
Sragen, tepatnya di dukuh Tugu desa Tangkil (Selasa, 26/2).
Acara
Srawung Warga  di desa Tangkil  diawali dengan peninjauan  
Jembatan di  Dukuh Bugel yang menghubungkan Desa Tangkil dengan Desa
Karang Tengah. Dengan berjalan kaki  Bupati Sragen, Agus Fatcur Rahman
 SH, MH beserta Forum Pimpinan Daerah dan seluruh kepala satker di
lingkungan pemkab Sragen dan warga desa  Tangkil mengelilingi wilayah desa
Tangkil  untuk meninjau jembatan tersebut.
   
            Beberapa
 rangkaian  kegiatan lain dalam Acara Srawung Warga di desa Tangkil
tersebut  antara lain : pelayanan kesehatan  ternak sapi dan kambing,
  seperti pemeriksaan kebuntingan, penyemprotan kandang, pelayanan kawin
suntik dan penyerahan bantuan ternak mentok. Pada kesempatan tersebut
 warga Tangkil menyuguhkan kesenian lesung untuk menghantarkan perjalanan
Bupati dan jajarannya menuju ke pengecoran jalan, penanaman turus  jalan
dan panen padi, serta peninjauan  pelaksanaan perbaikan RTLH. Acara
Srawung Warga dilanjutkan  dengan dialog dengan warga masyarakat,
bertempat di halaman rumah Kasiyo (45) salah satu warga desa Tangkil.
Dialog yang
dihadiri  oleh ratusan warga desa Tangkil tersebut, diawali dengan
tampilan  berbagai macam kesenian yang ditampilkan oleh anak-anak dan
generasi muda  dari berbagai desa / kelurahan di kecamatan Sragen.  
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa salah satu tujuan diselenggarakannya
sarasehan ini  adalah untuk  meningkatkan persaudaraan antara pemerintah
dengan rakyat.  “ Kalau negara rukun, segala masalah apapun bisa
terselesaikan secara gotong-royong”  kata Bupati.
   
             Lebih lanjut,
 Bupati menghimbau sebagai manusia  yang  menganut agama pada
dasarnya mengajarkan kebaikan, untuk itu kita hendaknya mempunyai greget untuk
memberikan  pengorbanan yang terbaik kepada sesama.  “ Agama apapun
pasti mengajarkan untuk menolong sesama dan memberikan yang terbaik bagi
sesamanya” Bupati menegaskan.  Malam itu, Bupati juga memberikan  apresiasi
kepada anak-anak yang telah menampilkan berbagai macam kesenian dengan apiknya.
Bupati mengatakan anak-anak harus dididik sejak awal agar memiliki rasa saling
 mengasihi sesama.  Dan hal itu dapat dibangkitkan melalui gerakan
pramuka  yang mendidik mereka untuk berguna bagi agama, sesama dan negara.
  Dalam kesempatan itu, Bupati juga
menyerahkan beberapa bantuan secara simbolis kepada masyarakat,
 diantaranya pemugaran Rumah Tidak Layak Huni yang bersumber dari MATRA,
yakni  program pemkab Sragen untuk membantu warga miskin.
yang dananya
merupakan iuran  dari  para pejabat eselon 2,3  dilingkungan
Pemkab Sragen dan para  kepala sekolah SMA dan SMU.   Melalui
 program MATRA  tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan
kemiskinan  khususnya untuk perbaikan RTLH di kabupaten Sragen.
Selain
itu, Bupati juga menjelaskan salah satu program pemkab Sragen untuk
mengentaskan kemiskinan yaitu program Pakesra (Paguyuban Kesejahteraan Rakyat).
Melalui Pakesra ini dibentuk  KRPL ( Kawasan Rumah Pangan Lestari)  
disetiap rumah warga, khususnya KK miskin.  Untuk mewujudkan KRPL
tersebut, pemerintah melalui Dinas Pertanian  memberikan pelatihan cara
bercocok tanam yang benar, sehingga masyarakat  bisa memenuhi kebutuhan pangan,
khususnya sayur-mayur untuk  kebutuhan sehari-hari tanpa  tanpa
mengeluarkan biaya. 
Acara Srawung
Warga juga diisi dengan sosialisasi  pemilihan Umum dari i Komisi
Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Sragen.  Salah satu komisioner KPUD
Kabupaten Sragen , Dodok Sartono dalam kesempatan itu menyampaikan berbagai hal
ikhwal  tentang pelaksanaan Pemilu tahun 2014  yang akan dilaksanakan
 pada tanggal 9 April 2014. Menurut Dodok Sartono dalam rangka
mengingatkan  kepada masyarakat tentang  pelaksanan pemilu 2014, KPUD
Sragen  akan menggelar jalan sehat menyongsong Pemilu 2014. Jalan Sehat
akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 9 Maret dengan start dan Finish
Alun-Alun Sasono Langen Putro.  Jalan sehat yang dapat diikuti secara
 gratis, oleh seluruh  masyarakat  Kabupaten  Sragen
 tersebut   menyediakan berbagai macam hadiah dan doorprize
 menarik seperti  TV, lemari es, dan berbagai macam alat elektronik.

DANDIM 0725 SRAGEN BERSAMA FPD MENDAMPINGI BUPATI SRAGEN SRAWUNG PUTARAN PERTAMA 2014

   
    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *