Sragen, 24 Juni 2013
Dandim 0725/Sragen Letkol Inf R. Wahyu Sugiarto, S.IP
bersama FPD Kab. Sragen mendampingi kunjungan kerja Menteri BUMN (Badan Usaha
Milik Negara ) RI Bp. Dahlan Iskan, MBA, pada hari Senin, tanggal 24 Juni 2013 di
wilayah Kab. Sragen.
bersama FPD Kab. Sragen mendampingi kunjungan kerja Menteri BUMN (Badan Usaha
Milik Negara ) RI Bp. Dahlan Iskan, MBA, pada hari Senin, tanggal 24 Juni 2013 di
wilayah Kab. Sragen.
Pukul 08.00 Menteri BUMN RI Bp. Dahlan Iskan beserta
rombongan tiba transit rumah Bp. H. Heri
Nur Ashasri alamat Dk/Ds. Bandung RT. 07, Kec. Ngrampal, Kab. Sragen. Pukul
08.15 Menteri BUMN RI Bp. Dahlan Iskan beserta rombongan didampingi FPD dan
tamu undangan melaksanakan panen raya.
rombongan tiba transit rumah Bp. H. Heri
Nur Ashasri alamat Dk/Ds. Bandung RT. 07, Kec. Ngrampal, Kab. Sragen. Pukul
08.15 Menteri BUMN RI Bp. Dahlan Iskan beserta rombongan didampingi FPD dan
tamu undangan melaksanakan panen raya.
Pukul 08.30 s/d 09.15 Menteri Menteri BUMN RI Bp. Dahlan
Iskan beserta rombongan bertempat di Balai Desa Bandung, Kec. Ngrampal, Kab.
Sragen melanjutkan kegiatan dengan warga dalam rangka apresiasi kepada petani
Program GP3K (Gerakan Peningkatan Produksi Berbasis Korporasi) yang dihadiri +
1000 orang, adapun inti sambutan yang disampaikan Bp. Agus Fatchur Rahman, SH, MH (Bupati
Sragen) :
Iskan beserta rombongan bertempat di Balai Desa Bandung, Kec. Ngrampal, Kab.
Sragen melanjutkan kegiatan dengan warga dalam rangka apresiasi kepada petani
Program GP3K (Gerakan Peningkatan Produksi Berbasis Korporasi) yang dihadiri +
1000 orang, adapun inti sambutan yang disampaikan Bp. Agus Fatchur Rahman, SH, MH (Bupati
Sragen) :
Kami
mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri berserta rombongan di Kab.
Sragen, bahwa keberhasilan program GP3K (Gerakan Peningkatan Produksi Berbasis
Korporasi) di Ds. Bandung tidak terlepas dari teman-teman Penyuluh Pertanian
mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri berserta rombongan di Kab.
Sragen, bahwa keberhasilan program GP3K (Gerakan Peningkatan Produksi Berbasis
Korporasi) di Ds. Bandung tidak terlepas dari teman-teman Penyuluh Pertanian
Pembibitan di Kab. Sragen
sampai bulan Mei 2013 dengan luas tanah 4.097 Ha mentargetkan produksi 350.059
Ton beras dan wilayah Kab. Sragen sudah menyumbang sekitar 76,68 Kwintal per Ha
sedangkan kebutuhan seluruh Indonesia sekitar 10 juta Ton pada tahun 2013.
sampai bulan Mei 2013 dengan luas tanah 4.097 Ha mentargetkan produksi 350.059
Ton beras dan wilayah Kab. Sragen sudah menyumbang sekitar 76,68 Kwintal per Ha
sedangkan kebutuhan seluruh Indonesia sekitar 10 juta Ton pada tahun 2013.
Problem pertanian di Kab. Sragen khususnya masalah Tenaga
Kerja dalam bidang pertanian/petani yang semakin hari semakin berkurang tetapi
ada satu gejala yang menarik dengan mesin Kombin (alat tanaman padi) sehingga
para pemuda mulai tertarik kembali untuk bekerja kembali di sektor pertanian. Dengan
kedatanag Menteri BUMN dan para Dirut PT Pupuk datang ke wilayah Sragen untuk
memberikan motifasi kepada kita, sehingga tinggal tugas kita bersama bagaimana
Kab. Sragen ini tetap menjadi lumbung padi Jateng.
Kerja dalam bidang pertanian/petani yang semakin hari semakin berkurang tetapi
ada satu gejala yang menarik dengan mesin Kombin (alat tanaman padi) sehingga
para pemuda mulai tertarik kembali untuk bekerja kembali di sektor pertanian. Dengan
kedatanag Menteri BUMN dan para Dirut PT Pupuk datang ke wilayah Sragen untuk
memberikan motifasi kepada kita, sehingga tinggal tugas kita bersama bagaimana
Kab. Sragen ini tetap menjadi lumbung padi Jateng.
Dalam sambutannya Bp. Dahlan Iskan (Menteri BUMN RI) : Saya
melihat prestasi para petani di ds. Bandung, apakah hasil panen tahun ini lebih
baik dari pada tahun lalu, karena petani disini sudah mengetahui cara-cara
bertani, Pada kesempatan ini semua Direktur Utama PT. Pupuk ikut datang di
Sragen karena sekarang seluruh PT. Pupuk milik BUMN sudah disatukan agar
kebutuha pupuk untuk petani tercukupi dan harga dapat disesuaikan dan tidak
main serobot antar satu dengan yang lainnya. PT. Pupuk Indonesia baru
mengkapanyekan penggunaan pupuk dengan komposisi 2, 3, 5 dengan maksud 1 Ha
tanaman padi mengunakan 2 Kwintal urea, 3 Kwintal NPK dan 5 Kwintal pupuk
organik diharapkan mendapat hasil panen yang lebih baik.
melihat prestasi para petani di ds. Bandung, apakah hasil panen tahun ini lebih
baik dari pada tahun lalu, karena petani disini sudah mengetahui cara-cara
bertani, Pada kesempatan ini semua Direktur Utama PT. Pupuk ikut datang di
Sragen karena sekarang seluruh PT. Pupuk milik BUMN sudah disatukan agar
kebutuha pupuk untuk petani tercukupi dan harga dapat disesuaikan dan tidak
main serobot antar satu dengan yang lainnya. PT. Pupuk Indonesia baru
mengkapanyekan penggunaan pupuk dengan komposisi 2, 3, 5 dengan maksud 1 Ha
tanaman padi mengunakan 2 Kwintal urea, 3 Kwintal NPK dan 5 Kwintal pupuk
organik diharapkan mendapat hasil panen yang lebih baik.
Kunjungn
kerja Menteri BUMN RI diwilayah Kab. Sragen merupakan program pemerintah dalam
bidang pertanian guna melihat langsung dan membantu para petani baik yang
tergabung dalam kelompok tani maupun tidak untuk meningkatkan perekonomian pangan rakyat,
sehingga kedepan usaha pertanian mereka akan lebih baik dan lebih sejahtera.
kerja Menteri BUMN RI diwilayah Kab. Sragen merupakan program pemerintah dalam
bidang pertanian guna melihat langsung dan membantu para petani baik yang
tergabung dalam kelompok tani maupun tidak untuk meningkatkan perekonomian pangan rakyat,
sehingga kedepan usaha pertanian mereka akan lebih baik dan lebih sejahtera.















