Berita  

DANDIM 0725 SRG BERSAMA FPD KAB SRAGEN MENGHADIRI PERINGATAN HARI PASAR BERSIH NASIONAL (HPBN) KE 6

DANDIM 0725 SRG BERSAMA FPD KAB SRAGEN MENGHADIRI PERINGATAN HARI PASAR BERSIH NASIONAL (HPBN) KE 6

Sragen, 04 Ferbruari 2014.
 Hari Pasar
Bersih Nasional (HPBN) ke – 6 yang mengangkat thema “Bersama-sama mewujudkan
Pasar Sejahtera : Konsumen Nyaman, Pedagang Sejahtera”; diresmikan oleh Wakil
Menteri Perdagangan Dr.Bayu Krisnamurthi, M.Si ; Selasa (28/1) di pasar Bunder
Sragen. Kegiatan mendukung pasar sejahtera di Indonesia ini dihadiri oleh
Direktur Eksekutif Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli Bonaria Siahaan, Kepala
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah P Edison Ambarura, Se,
M.Si , Wakil Bupati Sragen H.Daryanto, SH yang mewakili Bupati Sragen, Forum
Pimpinan Daerah kabupaten Sragen dan para Direksi dan Komisi Danamon,
perwakilan enam kabupaten peserta Program Pasar Sejahtera.


HPBN yang sudah berlangsung enam kali
sejak tahun 2010 itu, sejauh ini sudah ada 7 pasar percontohan yang digagas
Yayasan Danamon Peduli. Ke-tujuh pasar itu adalah Pasar Iabuh Kota Payahkumbuh,
Grogolan Kota Pekalongan, Bunder Kabupaten Sragen, Baru Kota Probolinggo,
Semampir Kabupaten Probolinggo, Sindangkasih Kabupaten Majalengka dan pasar
Kemuning Kota Pontianak.
Direktur Eksekutif Ketua Umum Yayasan
Danamon Peduli Bonaria Siahaan mengatakan bahwa Program pasar sejahtera ini
setiap tahun dilaksanakan untuk mendukung pasar tradisional yang aman,nyaman,
adil dan membeikan kesejahteraan bagi para pedagang maupun konsumen. “Pasar
Sejahtera merupakan singkatan dari sehat, hijau, bersih dan terawat dengan kata
kunci terawat. Terawat baik oleh pedagang, pengelola, pemda dan para masyarajat
yang ingin memberikan konstribusinya” kata Bonaria.
Sementara Wakil Bupati Sragen, H.Daryanto ,SH
mengatakan bahwa akomodasi ekonomi terletak pada pasar tradisional, sedangkan
pada pasar modern hanya 1-3 orang yang merasakan akomodasi ekonomi tersebut.
Pasar tradisional membangun kemandirian ekonomi yang berujung pada
kesejahteraan masyakarat. “ Oleh karena itu, kegiatan kerjasama dengan pemda
Sragen dan Danamon sangatlah mendukung program kesejahteraan bagi perekonomian
rakyat” Daryanto menjelaskan.

Lebih lanjut Daryanto mengatakan ada beberapa hal yang menunjang pasar
tradisional semakin eksis,diantaranya adalah fasilitas yang memadahi di dalam
pasar tradisional, lingkungan pasar yang nyaman, akses/sarana transportasi yang
diperlukan masyarakat menuju pasar tradisional, dan kebijakan pemerintah daerah
yang mendukung pasar tradisional mengingat persaingan yang ketat dengan pasar
modern.
            Sementara, Wakil
Menteri Perdagangan Dr.Bayu Krisnamurthi, M.Si mengatakan ada beberapa hal yang
penting yang jarang sekali diulas mengenai pasar tradisional yang baik. Yakni
kemasan makanan di pasar tradisional seharusnya dalam bahasa Indonesia untuk
memudahkan para konsumen dan tanggal kadaluarsa yang melampaui batas harus
disita oleh dinas terkait.
            Dalam kesempatan
itu, Wamen dan rombongan memasuki pasar Bunder dan memberikan sosialisasi yang
berkaitan dengan pasar tradisional yang baik. Kemudian, dilanjutkan dengan
menyelenggarakan seminar mengenai pasar tradisional yang sehat di Ruang Citra
Yasa , kompleks pendopo rumah Dinas Bupati Sragen.

DANDIM 0725 SRG BERSAMA FPD KAB SRAGEN MENGHADIRI PERINGATAN HARI PASAR BERSIH NASIONAL (HPBN) KE 6
    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *