Sragen, 23 Maret 2017
Prajurit Kodim 0725/Sragen melaksanakan Latihan
Beladiri Yongmoodo bertempat di halaman Makodim, Kamis ( 23/3/17 ). Kegiatan
Latihan ini merupakan program wajib prajurit TNI-AD untuk menguasai tehnik bela
diri yongmoodo sampai dengan ban hitam. Yongmoodo memiliki tujuan positif dalam
melatih keberanian serta patriotisme kepada para prajurit sebagai garda
terdepan pengamanan terhadap NKRI. Seni beladiri Yongmoodo mengandalkan
ketepatan, kecepatan dan kekuatan dalam duel jarak dekat.
Beladiri Yongmoodo bertempat di halaman Makodim, Kamis ( 23/3/17 ). Kegiatan
Latihan ini merupakan program wajib prajurit TNI-AD untuk menguasai tehnik bela
diri yongmoodo sampai dengan ban hitam. Yongmoodo memiliki tujuan positif dalam
melatih keberanian serta patriotisme kepada para prajurit sebagai garda
terdepan pengamanan terhadap NKRI. Seni beladiri Yongmoodo mengandalkan
ketepatan, kecepatan dan kekuatan dalam duel jarak dekat.
Dalam kesempatan ini Dandim 0725/Sragen Letkol Arh.
Camas Sigit Prasetyo, M.MDS mengawasi langsung latihan ini, Beliau mengatakan bahwa,
“Yongmoodo merupakan salah satu beladiri yang harus dikuasai oleh prajurit,
karena bisa menambah rasa kepercayaan diri. Dan yang lebih penting, agar para
prajurit yang sudah menguasai bela diri yongmoodo harus terus menggali dan
mengkaji sehingga ke depan bertambah baik”. untuk menguasai BDM Yong Moodo maka perlu diadakan latihan rutin secara
bertahap, bertingkat dan berlanjut sehingga setiap prajurit Kodim Sragen secara
perorangan lebih tangguh, percaya diri dan mempunyai refleksi yang tinggi dalam
menghadapi segala kemungkinan yang timbul dalam menjalankan tugasnya
sehari-hari, sebagai ujung tombak lini pertahanan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
Camas Sigit Prasetyo, M.MDS mengawasi langsung latihan ini, Beliau mengatakan bahwa,
“Yongmoodo merupakan salah satu beladiri yang harus dikuasai oleh prajurit,
karena bisa menambah rasa kepercayaan diri. Dan yang lebih penting, agar para
prajurit yang sudah menguasai bela diri yongmoodo harus terus menggali dan
mengkaji sehingga ke depan bertambah baik”. untuk menguasai BDM Yong Moodo maka perlu diadakan latihan rutin secara
bertahap, bertingkat dan berlanjut sehingga setiap prajurit Kodim Sragen secara
perorangan lebih tangguh, percaya diri dan mempunyai refleksi yang tinggi dalam
menghadapi segala kemungkinan yang timbul dalam menjalankan tugasnya
sehari-hari, sebagai ujung tombak lini pertahanan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.










