Sambirejo, 31 Desember 2014
Danramil
08-Sambirejo Kodim 0725/Sragen Kapten Inf P. Yudo Triwidodo menghadiri kegiatan
Lounching Program unggulan Kecamatan Sambirejo berupa Bedah Kampung Berbasis
Masyarakat yg disingkat “BEKISSYAR” Oleh Bupati Sragen Agus Fatchurrahman,
SH.MH bertempat di kantor Kecamatan Sambirejo, selasa 30/12/2014. Bekissyar
tersebut merupakan gagasan dari Camat Sambirejo Drs. Haryanto bersama Muspika
dalam rangka untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat kecamatan
Sambirejo.
08-Sambirejo Kodim 0725/Sragen Kapten Inf P. Yudo Triwidodo menghadiri kegiatan
Lounching Program unggulan Kecamatan Sambirejo berupa Bedah Kampung Berbasis
Masyarakat yg disingkat “BEKISSYAR” Oleh Bupati Sragen Agus Fatchurrahman,
SH.MH bertempat di kantor Kecamatan Sambirejo, selasa 30/12/2014. Bekissyar
tersebut merupakan gagasan dari Camat Sambirejo Drs. Haryanto bersama Muspika
dalam rangka untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat kecamatan
Sambirejo.
Program
tersebut merupakan kegiatan terpadu dengan mengadakan gerakan sambirejo peduli
sesama yg melibatkan Pelajar, perangkat desa maupun PNS dengan mengumpulkan
koin setiap harinya sehingga di akhir bulan Desember 2014 bisa terkumpul
sekitar 23 juta lebih dan dana tersebut dimanfaatkan untuk bantuan pendidikan,
peternakan dan perbaikan rumah warga miskin.
tersebut merupakan kegiatan terpadu dengan mengadakan gerakan sambirejo peduli
sesama yg melibatkan Pelajar, perangkat desa maupun PNS dengan mengumpulkan
koin setiap harinya sehingga di akhir bulan Desember 2014 bisa terkumpul
sekitar 23 juta lebih dan dana tersebut dimanfaatkan untuk bantuan pendidikan,
peternakan dan perbaikan rumah warga miskin.
Bahwa
Bedah kampung berbeda dengan bedah rumah yang sering dilakukan selama ini, jika
bedah rumah hanya merupakan pembangunan
fisik rehab rumah tidak layak huni (RTLH), bedah kampung lebih condong pada
pembangunan sosial masyarakat untuk aktif gotong royong. Langkah yang ditempuh
adalah dengan mengefektifkan peran RT, Kebayanan dan jogoboyo dibidang keamanan
dan ketertiban kampung dengan dibentuk dan dikukuhkan Temu Rukun Tetangga,
Paguyuban Temu Bayan (patembayan) dan Paguyuban Temu Jigiboyo (Patemboyo)
sehingga kedepan akan dilaksanakan pertemuan rutin setiap bulan untuk membahas
dan menyumbangkan pemikiran dalam memajukan masyarakat sambirejo.
Bedah kampung berbeda dengan bedah rumah yang sering dilakukan selama ini, jika
bedah rumah hanya merupakan pembangunan
fisik rehab rumah tidak layak huni (RTLH), bedah kampung lebih condong pada
pembangunan sosial masyarakat untuk aktif gotong royong. Langkah yang ditempuh
adalah dengan mengefektifkan peran RT, Kebayanan dan jogoboyo dibidang keamanan
dan ketertiban kampung dengan dibentuk dan dikukuhkan Temu Rukun Tetangga,
Paguyuban Temu Bayan (patembayan) dan Paguyuban Temu Jigiboyo (Patemboyo)
sehingga kedepan akan dilaksanakan pertemuan rutin setiap bulan untuk membahas
dan menyumbangkan pemikiran dalam memajukan masyarakat sambirejo.
Program
yang sudah dilaksanakan selama tahun 2014 ini selain bedah rumah yang juga
merupakan program unggulan antara lain:
Peningkatan ketrampilan Home Industri, MKRPL, Peternakan, Pertanian dan
Penghijauan.
yang sudah dilaksanakan selama tahun 2014 ini selain bedah rumah yang juga
merupakan program unggulan antara lain:
Peningkatan ketrampilan Home Industri, MKRPL, Peternakan, Pertanian dan
Penghijauan.
Pada
kesempatan tersebut Bupati Sragen juga menandatangani Prasasti peresmian Kantor
Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dan Unit Pelayanan Terpadu
Kecamatan (UPTK) serta memberikan bantuan kepada Siswa Kurang mampu, Wali murid
miskin dan bantuan honor kepada RT sekecamatan Sambirejo.
kesempatan tersebut Bupati Sragen juga menandatangani Prasasti peresmian Kantor
Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dan Unit Pelayanan Terpadu
Kecamatan (UPTK) serta memberikan bantuan kepada Siswa Kurang mampu, Wali murid
miskin dan bantuan honor kepada RT sekecamatan Sambirejo.

.jpg)











