Sragen, 9 Februari 2015
240
Danramil dan Babinsa Kodim 0725/Sragen mengikuti Pelatihan Kader Pertanian bagi
Danramil dan Babinsa bertempat di Gedung Technopark Kab. Sragen pada tanggal 9
pebruari 2015. Tanda pelatihan Kader disematkan langsung oleh Dandim
0725/Sragen Letkol Inf Edi Saputra.
Danramil dan Babinsa Kodim 0725/Sragen mengikuti Pelatihan Kader Pertanian bagi
Danramil dan Babinsa bertempat di Gedung Technopark Kab. Sragen pada tanggal 9
pebruari 2015. Tanda pelatihan Kader disematkan langsung oleh Dandim
0725/Sragen Letkol Inf Edi Saputra.
Didepan peserta yang terdiri dari
para Danramil, babinsa serta perwakilan Gapoktan yang ada di wil kab.
Sragen, Dandim menjelaskan pelaksanaan
kegiatan pelatihan kader pertanian ini merupakan tindak lanjut dari perintah
Presiden RI H. Ir Joko Widodo kepada KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada waktu acara Apel Danrem dan Dandim
terpusat TA 2014 di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah tentang program Swasembada
Pangan Nasional dalam waktu 3 tahun. Untuk
mewujudkan program nasional tersebut terlebih dahulu kita harus mewujudkan
Swasembada Pangan tingkat kabupaten.
para Danramil, babinsa serta perwakilan Gapoktan yang ada di wil kab.
Sragen, Dandim menjelaskan pelaksanaan
kegiatan pelatihan kader pertanian ini merupakan tindak lanjut dari perintah
Presiden RI H. Ir Joko Widodo kepada KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada waktu acara Apel Danrem dan Dandim
terpusat TA 2014 di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah tentang program Swasembada
Pangan Nasional dalam waktu 3 tahun. Untuk
mewujudkan program nasional tersebut terlebih dahulu kita harus mewujudkan
Swasembada Pangan tingkat kabupaten.
TNI mempunyai tugas Operasi Militer
Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang ( OMSP ). Untuk Operasi Militer
Perang sudah jelas kita angkat senjata untuk melawan musuh, sedangkan untuk
OMSP salah satunya adalah kita bersama sama Pemda meningkatkan produksi pangan dalam rangka
menciptakan ketahanan wilayah. Sesuai dengan Mou yang telah ditandatangani
antara Dandim dan Bupati tempo hari kami (Kodim) akan bekerja sama dan bahu membahu dengan Dinas
Pertanian Kab Sragen untuk mewujudkan swasembada pangan tersebut.
Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang ( OMSP ). Untuk Operasi Militer
Perang sudah jelas kita angkat senjata untuk melawan musuh, sedangkan untuk
OMSP salah satunya adalah kita bersama sama Pemda meningkatkan produksi pangan dalam rangka
menciptakan ketahanan wilayah. Sesuai dengan Mou yang telah ditandatangani
antara Dandim dan Bupati tempo hari kami (Kodim) akan bekerja sama dan bahu membahu dengan Dinas
Pertanian Kab Sragen untuk mewujudkan swasembada pangan tersebut.
Untuk mewujudkan program swasembada
pangan nasional tersebut maka para
Danramil dan Babinsa akan diberi pelatihan dari Dinas pertanian untuk menjadi
kader pertanian yang terampil dan professional. Dengan dibekali ilmu pertanian
diharapkan para Danramil dan Babinsa bisa bekerja lebih efektif di lapangan.
Diharapkan para Danramil dan Babinsa menyimak dan meresapi segala sesuatu yang
disampaikan dari pembicara.
pangan nasional tersebut maka para
Danramil dan Babinsa akan diberi pelatihan dari Dinas pertanian untuk menjadi
kader pertanian yang terampil dan professional. Dengan dibekali ilmu pertanian
diharapkan para Danramil dan Babinsa bisa bekerja lebih efektif di lapangan.
Diharapkan para Danramil dan Babinsa menyimak dan meresapi segala sesuatu yang
disampaikan dari pembicara.
Kepala Bapelluh Kab Sragen Bp
Jazairi mengatakan “Segala Ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini akan menjadi
modal dasar para Danramil dan Babinsa dalam aplikasi di lapangan. Babinsa membantu tenag penyuluh pertanian di wilayah untuk
memajukan hasil pangan di wilayah dengan cara melaksanakan proses pertanian
yang baik , mulai dari proses penyemaian, penanaman, perawatan serta saat
panen. Pengawasan Proses distribusi pupuk juga menjadi pekerjaan kita bersama” Tambah
letkol Edi Saputra, SIP.
Jazairi mengatakan “Segala Ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini akan menjadi
modal dasar para Danramil dan Babinsa dalam aplikasi di lapangan. Babinsa membantu tenag penyuluh pertanian di wilayah untuk
memajukan hasil pangan di wilayah dengan cara melaksanakan proses pertanian
yang baik , mulai dari proses penyemaian, penanaman, perawatan serta saat
panen. Pengawasan Proses distribusi pupuk juga menjadi pekerjaan kita bersama” Tambah
letkol Edi Saputra, SIP.












