Kalijambe, 13 Pebruari 2017
Pada hari Senin tanggal 13 Februari 2017 pukul 08.00 s/d 09.00 Wib
bertempat di kantor Kec. Kalijambe Danramil 18/Kalijambe melaksanakan Coffe
Morning dengan Muspika Kec.Kalijambe membahas tentang perkembangan situasi
wilayah dan keamanan menjelang Pilkada serentak 2017 dan dampak curah hujan
yang tinggi.
bertempat di kantor Kec. Kalijambe Danramil 18/Kalijambe melaksanakan Coffe
Morning dengan Muspika Kec.Kalijambe membahas tentang perkembangan situasi
wilayah dan keamanan menjelang Pilkada serentak 2017 dan dampak curah hujan
yang tinggi.
Dalam kesempatan tersebut Danramil 18/Kalijambe mengatakan bahwa permasalahan yang dijumpai saat ini adalah dampak dari sidang kasus Ahok
di Jakarta yang berbuntut panjang hendaknya menyarankan kepada Bapak Camat agar
memberikan masukan kepada para Kepada Desa se Kec. Kalijambe untuk menekan para
Toga tidak ikut Demontrasi di Jakarta. Para Toga, Tomas hendaknya memberikan pencerahan kepada warganya untuk
tetap tenang dan dihimbau untuk tetap bekerja seperti biasa dan waspadai
orang-orang tertentu yang mengajak demo untuk berdalih aksi bela islam yang
dapat mengganggu ketertiban umum;
di Jakarta yang berbuntut panjang hendaknya menyarankan kepada Bapak Camat agar
memberikan masukan kepada para Kepada Desa se Kec. Kalijambe untuk menekan para
Toga tidak ikut Demontrasi di Jakarta. Para Toga, Tomas hendaknya memberikan pencerahan kepada warganya untuk
tetap tenang dan dihimbau untuk tetap bekerja seperti biasa dan waspadai
orang-orang tertentu yang mengajak demo untuk berdalih aksi bela islam yang
dapat mengganggu ketertiban umum;
Memberikan masukan
kepada PPL (Petugas Pertanian Lapangan) untuk senantiasa memberikan masukan
kepada para kelompok Tani di desa agar dapat memahami situasi curah hujan yang
tinggi dalam menanam berbagai macam tanaman agar tidak mati / tidak timbul
penyakit tanaman yang mengganggu perkembangan bibit tanaman seperti padi, palawija dll dan menekankan kepada Babinsa dan memberikan dukungan kepada PTD (Pamong Tani
Desa) untuk selalu proaktif dalam pendampingan pertanian diwilayahnya masing-masing
agar selalu memonitor dan memantau apa yang menjadi keluhan para petani.
kepada PPL (Petugas Pertanian Lapangan) untuk senantiasa memberikan masukan
kepada para kelompok Tani di desa agar dapat memahami situasi curah hujan yang
tinggi dalam menanam berbagai macam tanaman agar tidak mati / tidak timbul
penyakit tanaman yang mengganggu perkembangan bibit tanaman seperti padi, palawija dll dan menekankan kepada Babinsa dan memberikan dukungan kepada PTD (Pamong Tani
Desa) untuk selalu proaktif dalam pendampingan pertanian diwilayahnya masing-masing
agar selalu memonitor dan memantau apa yang menjadi keluhan para petani.











