Miri, 15 November 2016
Senin, tgl.14 Nopember 2016 Danramil
16/Miri Kapten Inf Prihatin Yudo Triwidodo memberikan Pembekalan Bela Negara
kepada para Pelajar SMK Negeri 1 Miri bertempat di balai pertemuan
Sekolah yang diikuti pengurus siswa Kelas X, XI dan XII sebanyak 200 Siswa,
yang didampingi Guru Kesiswaan dan para Wali kelas.
16/Miri Kapten Inf Prihatin Yudo Triwidodo memberikan Pembekalan Bela Negara
kepada para Pelajar SMK Negeri 1 Miri bertempat di balai pertemuan
Sekolah yang diikuti pengurus siswa Kelas X, XI dan XII sebanyak 200 Siswa,
yang didampingi Guru Kesiswaan dan para Wali kelas.
Pada kesempatan tersebut Danramil menyampaikan wawasan kepada para siswa/siswi
terkait potensi kekayaan Indonesia dan potensi ancaman yang berada dibaliknya.
Danramil juga memberikan resep bagaimana menjaga kesatuan NKRI kepada para
peserta.
“Sejarah membuktikan, pemuda, pelajar dan mahasiswa
menjadi kunci pemersatu bangsa ini,” sehingga di pundak pemudalah kemajuan
dan kemenangan bangsa ini diharapkan, jadilah pemuda yang memiliki karakter dan
cita-cita luhur karena saya yakin dan percaya 20 tahun kedepan yang berada di
depan saya ini pasti akan menjadi pemimpin bangsa ini. tandas Yudo. Bahwa
ancaman Negeri ini sudah nyata, kedepan ancaman terhadap negara ini tidak lagi
berbentuk invasi bersenjata akan tetapi ancaman dlm bentuk proxy war, salah
satunya adalah menghancurkan generasi muda dengan Narkoba. Danramil menghimbau
kepada para pelajar agar menjauhi dan tidak terjebak dalam lingkungan narkoba.
Hilangkan jauh-jauh pikiran untuk mencoba coba menggunakan narkoba, karena
narkoba disamping merusak manusia juga akan merusak moral dan kepribadian
bangsa.
menjadi kunci pemersatu bangsa ini,” sehingga di pundak pemudalah kemajuan
dan kemenangan bangsa ini diharapkan, jadilah pemuda yang memiliki karakter dan
cita-cita luhur karena saya yakin dan percaya 20 tahun kedepan yang berada di
depan saya ini pasti akan menjadi pemimpin bangsa ini. tandas Yudo. Bahwa
ancaman Negeri ini sudah nyata, kedepan ancaman terhadap negara ini tidak lagi
berbentuk invasi bersenjata akan tetapi ancaman dlm bentuk proxy war, salah
satunya adalah menghancurkan generasi muda dengan Narkoba. Danramil menghimbau
kepada para pelajar agar menjauhi dan tidak terjebak dalam lingkungan narkoba.
Hilangkan jauh-jauh pikiran untuk mencoba coba menggunakan narkoba, karena
narkoba disamping merusak manusia juga akan merusak moral dan kepribadian
bangsa.
Diakhir materinya Danramil berpesan agar para pelajar
memahami tentang jati diri bangsa Indonesia yg majemuk dan berbhineka tunggal
Ika sehingga harus saling hormat menghormati antar sesama dengan tidak membeda
bedakan Suku, Agama, Ras dan budaya. Ciptakan rasa persatuan dan kesatuan kita
krn dengan bersatu akan membuat bangsa-bagsa di dunia gentar terhadap bangsa
Indonesia. Acara diikuti oleh para pelajar dengan sangat antusias dan dari
pihak sekolah ( H. Sarno, S.Pd. M.Si Kepsek SMKN 1 Miri) mengharapkan agar
kerjasama atara TNI khususnya Koramil sering memberikan masukan dan pembekalan
kepada para pelajar dalam membantu membentuk karakter pemuda yang berjiwa
patriotik dan Nasionalisme.
memahami tentang jati diri bangsa Indonesia yg majemuk dan berbhineka tunggal
Ika sehingga harus saling hormat menghormati antar sesama dengan tidak membeda
bedakan Suku, Agama, Ras dan budaya. Ciptakan rasa persatuan dan kesatuan kita
krn dengan bersatu akan membuat bangsa-bagsa di dunia gentar terhadap bangsa
Indonesia. Acara diikuti oleh para pelajar dengan sangat antusias dan dari
pihak sekolah ( H. Sarno, S.Pd. M.Si Kepsek SMKN 1 Miri) mengharapkan agar
kerjasama atara TNI khususnya Koramil sering memberikan masukan dan pembekalan
kepada para pelajar dalam membantu membentuk karakter pemuda yang berjiwa
patriotik dan Nasionalisme.













