Ngrampal, 13 April 2017
Pada hari Rabu tanggal 12 April 2017 pukul 20.00 s/d 22.20
Wib, Kapten Inf Rusdi ( Danramil 07/Ngrampal ) menghadiri Pengajian Akbar di
Ponpes fathul falah pimpinan Bp Ustad
Sholiqun
Dk
Gandrung,
Ds
Klandungan
dengan
pembicara Bp Ustad
Muhamad Yusuf Qodri yang
di hadiri oleh± 1.000 orang
Wib, Kapten Inf Rusdi ( Danramil 07/Ngrampal ) menghadiri Pengajian Akbar di
Ponpes fathul falah pimpinan Bp Ustad
Sholiqun
Dk
Gandrung,
Ds
Klandungan
dengan
pembicara Bp Ustad
Muhamad Yusuf Qodri yang
di hadiri oleh± 1.000 orang
Hadir dalam
kegiatan tersebut antara lain Bp
Sriyatmoko ( Camat Ngrampal), Kapten
Inf Rusdi (Komandan Koramil
Ngrampal), Bp
AKP
Budiyono SH( Kapolsek Ngrampal), Bp
Karsono( Kepala Desa Klandungan), Tokoh
Agama Ds Klandungn serta warga.
kegiatan tersebut antara lain Bp
Sriyatmoko ( Camat Ngrampal), Kapten
Inf Rusdi (Komandan Koramil
Ngrampal), Bp
AKP
Budiyono SH( Kapolsek Ngrampal), Bp
Karsono( Kepala Desa Klandungan), Tokoh
Agama Ds Klandungn serta warga.
Dalam kesempatan tersebut Ustad
Muhamad Yusuf Qodri menyampaikan tentang pengertian jujur, dalam bahasa Arab, kata jujur
sama maknanya dengan “ash-shidqu” atau “shiddiq” yang berarti nyata, benar,
atau berkata benar. Lawan kata ini adalah dusta, atau dalam bahasa Arab
”al-kadzibu”. Secara istilah, jujur atau ash-shidqu bermakna: kesesuaian antara ucapan dan perbuatan, kesesuaian antara informasi dan kenyataan, ketegasan dan kemantapan hati dan sesuatu yang baik yang tidak dicampuri dengan
kedustaan.
Muhamad Yusuf Qodri menyampaikan tentang pengertian jujur, dalam bahasa Arab, kata jujur
sama maknanya dengan “ash-shidqu” atau “shiddiq” yang berarti nyata, benar,
atau berkata benar. Lawan kata ini adalah dusta, atau dalam bahasa Arab
”al-kadzibu”. Secara istilah, jujur atau ash-shidqu bermakna: kesesuaian antara ucapan dan perbuatan, kesesuaian antara informasi dan kenyataan, ketegasan dan kemantapan hati dan sesuatu yang baik yang tidak dicampuri dengan
kedustaan.
Jujur merupakan sikap yang tulus dalam melaksanakan
sesuatu yang diamanatkan, baik itu berupa harta maupun tanggung jawab. Orang
yang melaksanakan amanah disebut al-Amin, yakni orang yang terpercaya, jujur,
dan setia. Dinamai al-Amin karena segala sesuatu yang diamanatkan kepadanya
menjadi aman dan terjamin dari segala bentuk gangguan, baik gangguan yang
datang dari dirinya sendiri maupun dari orang lain. Sifat jujur dan terpercaya
merupakan sesuatu hal yang sangat penting dalam segala aspek kehidupan, seperti
dalam kehidupan rumah tangga, perusahaan, perniagaan, dan hidup bermasyarakat.
sesuatu yang diamanatkan, baik itu berupa harta maupun tanggung jawab. Orang
yang melaksanakan amanah disebut al-Amin, yakni orang yang terpercaya, jujur,
dan setia. Dinamai al-Amin karena segala sesuatu yang diamanatkan kepadanya
menjadi aman dan terjamin dari segala bentuk gangguan, baik gangguan yang
datang dari dirinya sendiri maupun dari orang lain. Sifat jujur dan terpercaya
merupakan sesuatu hal yang sangat penting dalam segala aspek kehidupan, seperti
dalam kehidupan rumah tangga, perusahaan, perniagaan, dan hidup bermasyarakat.













