Rabu, 9 Mei 2018 pukul 09.00
s.d 11:30 Wib bertempat di Aula Kecamatan Sambirejo telah dilaksanakan kegiatan
Komunikasi Sosial dengan Komponen Masyarakat Triwulan II TA 2018 dengan tema
” BERSAMA RAKYAT MEWUJUDKAN NKRI BERDAULAT DAN SEJAHTERA” yang
diselenggarakan oleh Koramil 08/Sambirejo dan dihadiri lk 60 orang.
s.d 11:30 Wib bertempat di Aula Kecamatan Sambirejo telah dilaksanakan kegiatan
Komunikasi Sosial dengan Komponen Masyarakat Triwulan II TA 2018 dengan tema
” BERSAMA RAKYAT MEWUJUDKAN NKRI BERDAULAT DAN SEJAHTERA” yang
diselenggarakan oleh Koramil 08/Sambirejo dan dihadiri lk 60 orang.
Hadir dalam kegiatan tsb Bp.
Rusmanto, SH ( Camat Sambirejo), Bp H.
Sugiman ( Kasi Pemerintahan Kedawung ), Kapten Inf Agus Suprapto ( Pgs.
Danramil Sambirejo) beserta anggota Koramil Sambirejo dan Kedawung, AKP
Sudira, SH ( Kapolsek Sambirejo), AKP
Bambang Susilo, SH ( Kapolsek Kedawung)
, Ibu Purwaningsih S.pd M.pd ( Ka Uptd Kec.Sambirejo), Kepala Desa se Kec. Sambirejo
serta Ibu PKK Kec. Sambirejo.
Rusmanto, SH ( Camat Sambirejo), Bp H.
Sugiman ( Kasi Pemerintahan Kedawung ), Kapten Inf Agus Suprapto ( Pgs.
Danramil Sambirejo) beserta anggota Koramil Sambirejo dan Kedawung, AKP
Sudira, SH ( Kapolsek Sambirejo), AKP
Bambang Susilo, SH ( Kapolsek Kedawung)
, Ibu Purwaningsih S.pd M.pd ( Ka Uptd Kec.Sambirejo), Kepala Desa se Kec. Sambirejo
serta Ibu PKK Kec. Sambirejo.
Dalam sambutannya Kapten
Inf. Agus Suprapto ( Pgs. Danramil Sambirejo) mengucapkan rasa syukur terhadap
Allah SWT,beliau menyampaian Di era
modern seperti sekarang ini , marak sekali terjadi kenakalan remaja.
Perkembangan dunia saat ini yang kian global menjadikan tercipta perubahan
perubahan besar terhadap perilaku remaja. Dan disayangkan bahwasannya perubahan
tersebut lebih cenderung mengarah kepada kegiatan kegiatan yang negatif
dibandingkan kegiatan ke arah positif. Kenakalan remaja ini tidak memandang
gender dari seseorang. Remaja laki laki maupun remaja perempuan semuanya bisa
terjerumus.
Inf. Agus Suprapto ( Pgs. Danramil Sambirejo) mengucapkan rasa syukur terhadap
Allah SWT,beliau menyampaian Di era
modern seperti sekarang ini , marak sekali terjadi kenakalan remaja.
Perkembangan dunia saat ini yang kian global menjadikan tercipta perubahan
perubahan besar terhadap perilaku remaja. Dan disayangkan bahwasannya perubahan
tersebut lebih cenderung mengarah kepada kegiatan kegiatan yang negatif
dibandingkan kegiatan ke arah positif. Kenakalan remaja ini tidak memandang
gender dari seseorang. Remaja laki laki maupun remaja perempuan semuanya bisa
terjerumus.
Kenakalan remaja sendiri
adalah suatu perbuatan dimana melanggar suatu norma , atauran dan hukum dalam
suatu masyarakat yang pelakunya adalah remaja. Kenakalan remaja meliputi semua
perilaku yang menyimpang dari norma-norma yang ada. Kenakalan remaja ini
semakin diperparah dengan adanya pergeseran nilai yang terjadi di tengah
kehidupan suatu masyarakat. Para remaja mengalami kemunduran dalam hal
kebudayaan dimana mereka lebih menyukai budaya luar ketimbang budaya yang
dimiliki oleh negara sendiri.
adalah suatu perbuatan dimana melanggar suatu norma , atauran dan hukum dalam
suatu masyarakat yang pelakunya adalah remaja. Kenakalan remaja meliputi semua
perilaku yang menyimpang dari norma-norma yang ada. Kenakalan remaja ini
semakin diperparah dengan adanya pergeseran nilai yang terjadi di tengah
kehidupan suatu masyarakat. Para remaja mengalami kemunduran dalam hal
kebudayaan dimana mereka lebih menyukai budaya luar ketimbang budaya yang
dimiliki oleh negara sendiri.
Pendidikan agama merupakan
pendidikan yang dapat membentuk pribadi anak-anak kita menjadi pribadi yang
baik, sholeh, dan berakhlakul karimah. Namun pendidikan agama masih kurang
begitu ditekankan kepada anak, bahkan kurang pula minat menambah pendidikan
agama di luar sekolah, seperti masjid, mushalla atau madrasah diniyah.
Akibatnya kurang tertanam jiwa agamanya secara matang, sehingga dalam
pergaulannya mereka tidak mampu mengendalikan diri, akhirnya mudah terpengaruh
dan terjerumus ke perbuatan yang hina dan tercela. Dengan bekal agama akan
terhindar dari perbuatan maksiat.
pendidikan yang dapat membentuk pribadi anak-anak kita menjadi pribadi yang
baik, sholeh, dan berakhlakul karimah. Namun pendidikan agama masih kurang
begitu ditekankan kepada anak, bahkan kurang pula minat menambah pendidikan
agama di luar sekolah, seperti masjid, mushalla atau madrasah diniyah.
Akibatnya kurang tertanam jiwa agamanya secara matang, sehingga dalam
pergaulannya mereka tidak mampu mengendalikan diri, akhirnya mudah terpengaruh
dan terjerumus ke perbuatan yang hina dan tercela. Dengan bekal agama akan
terhindar dari perbuatan maksiat.













