Tanon, 8 Agustus 2017
Pada hari Minggu, 06 Agustus 2017, pkl 08.30
sd selesai Danramil 19/Tanon menghadiri pengajian Lapanan Fatayat NU dan
Muslimat NU anak Cabang Tanon di Aula Gus Karim, dk Banaran Rt 07 Ds Suwatu.
Hadir dalam kegiatan : Muspika Kec Tanon,
KH Riyadh Mustofa S. Ag Rois NU
cabang Sargen, KH Mukhlis pimp Ponpes Bangle ds Tanon, Ketua panitia Ust Muslim, Pengurus Fatayat NU dan Muslimat NU
anak cabang Tanon, Toga ds Suwatu, Warga
NU kurang lebih 700 orang.
sd selesai Danramil 19/Tanon menghadiri pengajian Lapanan Fatayat NU dan
Muslimat NU anak Cabang Tanon di Aula Gus Karim, dk Banaran Rt 07 Ds Suwatu.
Hadir dalam kegiatan : Muspika Kec Tanon,
KH Riyadh Mustofa S. Ag Rois NU
cabang Sargen, KH Mukhlis pimp Ponpes Bangle ds Tanon, Ketua panitia Ust Muslim, Pengurus Fatayat NU dan Muslimat NU
anak cabang Tanon, Toga ds Suwatu, Warga
NU kurang lebih 700 orang.
Dalam Tausiyah KH Riyadh Mustofa S Ag
menjelaskan bahwa Hikmah dan Mamfaat Ukhuwah Islamiyah : Ada beberapa hikmah yang harus kita ambil
pelajaran untuk menjalin ukhuwah islamiyah dalam kehidupan kita sehari-hari
sehingga Allah SWT senantiasa menurunkan berkah didunia ini antara lain :
Terciptanya solidaritas yang kuat antara sesame muslim. Dengan adanya saling
tepa selira, merasakan kebahagiaan ketika orang lain bahagia dan meresakan
kesedihan ketika orang lain ditimpa musibah, akan membuahkan sikap solidaritas
yang kuat diantara sesame muslim. Seorang muslim akan lebih peduli dan
memberikan perhatian yang lebih kepada saudaranya sesame muslim. Dari sikap
inilah Islam dan kaum muslimin akan makin kuat dalam berbagai hal, termasuk
secara ekonomi sehingga terhindar dari jurang kemiskinan.
menjelaskan bahwa Hikmah dan Mamfaat Ukhuwah Islamiyah : Ada beberapa hikmah yang harus kita ambil
pelajaran untuk menjalin ukhuwah islamiyah dalam kehidupan kita sehari-hari
sehingga Allah SWT senantiasa menurunkan berkah didunia ini antara lain :
Terciptanya solidaritas yang kuat antara sesame muslim. Dengan adanya saling
tepa selira, merasakan kebahagiaan ketika orang lain bahagia dan meresakan
kesedihan ketika orang lain ditimpa musibah, akan membuahkan sikap solidaritas
yang kuat diantara sesame muslim. Seorang muslim akan lebih peduli dan
memberikan perhatian yang lebih kepada saudaranya sesame muslim. Dari sikap
inilah Islam dan kaum muslimin akan makin kuat dalam berbagai hal, termasuk
secara ekonomi sehingga terhindar dari jurang kemiskinan.
Terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa
: Apabila seorang muslim mampu
memberikan kasih sayang terhadap muslim lainnya, dan kasih sayang itu
diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan, kita akan merasakan betapa nikmatnya
kebersamaan sebagai umat Islam dan bangsa yang kuat dan kukuh dan tidak muda di
adu domba yang sarat akan perpecahan. Apalagi dengan sikap ikhlas karena
mengharap ridha Allah.
: Apabila seorang muslim mampu
memberikan kasih sayang terhadap muslim lainnya, dan kasih sayang itu
diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan, kita akan merasakan betapa nikmatnya
kebersamaan sebagai umat Islam dan bangsa yang kuat dan kukuh dan tidak muda di
adu domba yang sarat akan perpecahan. Apalagi dengan sikap ikhlas karena
mengharap ridha Allah.
Terciptanya kerukunan hidup antara sesame
warga masyarakat : Apabila seorang muslim mampu menghargai dan menghormai orang
laindalam berbagai hal, termasuk menghormati dan menghargai terhadap adanya
perbedaan, baik dalam hal bahasa, budaya, maupun pemahaman agama yang sarat
akan perbedaan mazhab dan pendapat, kita akan merasakan betapa nikmatnya hidup
rukun dalam sebuah perbedaan yang dibingkai atas dasar ukhuwah Islamiyah dengan
menganggap perbedaan sebagai rahmat atas kasih sayang Allah kepada semua hamba.
warga masyarakat : Apabila seorang muslim mampu menghargai dan menghormai orang
laindalam berbagai hal, termasuk menghormati dan menghargai terhadap adanya
perbedaan, baik dalam hal bahasa, budaya, maupun pemahaman agama yang sarat
akan perbedaan mazhab dan pendapat, kita akan merasakan betapa nikmatnya hidup
rukun dalam sebuah perbedaan yang dibingkai atas dasar ukhuwah Islamiyah dengan
menganggap perbedaan sebagai rahmat atas kasih sayang Allah kepada semua hamba.













