Dapur Sehat Atasi Stunting

Dapur Sehat Atasi Stunting

Kodim SragenDapur Sehat Atasi Stunting

Dapur Sehat Atasi Stunting

Bertempat di Kantor Desa Jambeyan Serma Nanang Setiawan Babinsa Desa Jambeyan Koramil 08/Sambirejo Kodim 0725/Sragen menghadiri undangan kegiatan pelatihan penyusunan menu Dapur Sehat Atasi Stuting (Dahsyat) oleh Mahasiswa KKN Fakultas Kesehatan Ngundi Waluyo Semarang, Rabu (16/11/2022 )

Sebagai salah satu bentuk kegiatan yang akan  dilakukan Mahasiswa KKN Fakultas Kesehatan Ngundi Waluyo dalam upaya penurunan kasus stunting adalah melakukan kombinasi intervensi spesifik dan sensitif berupa pemberian makanan yang berasal dari bahan pangan lokal dengan mekanisme pemberdayaan masyarakat dalam bentuk kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB).

Menurut para ahli kesehatan, terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Ketiga hal tersebut terkait dengan pola keseharian hidup di sebuah keluarga, yang erat pula kaitannya dengan terhambatnya perkembangan anak.

Yang menjadi persoalan, stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak, tetapi juga berdampak pada psikologis anak. Dalam beberapa penelitian mengenai stunting dan efeknya pada kondisi psikologis, yang mencuat paling banyak adalah anak dengan stunting memiliki risiko perkembangan kognitif, motorik, dan verbal yang kurang optimal.

“Penyebab masalah stunting adalah kondisi kesehatan dan asupan nutisi yang tidak optimal. Harapannya, dengan adanya DASHAT tiap ibu hamil, ibu yang hendak hamil dan ibu menyusui lebih diperhatikan asupan nutrisinya sehingga lahir generasi penerus yang optimal, sehat dan berkualitas,” jelas Putri salah satu mahasiswa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *