Aksi pencurian di siang bolong menggegerkan Dukuh
Gombelan, Desa Tegalrejo, Gondang, Jumat (27/7/2018) pagi. Seorang bandit pria
yang diketahui mengenakan topi hitam beraksi membobol rumah salah satu
pengusaha kelontong setempat, Sunaryo (52) warga Gombelan RT 13. Menariknya,
pelaku yang dikenali mengenakan jaket hitam beraksi sangat cepat memanfaatkan
kondisi rumah korban yang sedang kosong.
Gombelan, Desa Tegalrejo, Gondang, Jumat (27/7/2018) pagi. Seorang bandit pria
yang diketahui mengenakan topi hitam beraksi membobol rumah salah satu
pengusaha kelontong setempat, Sunaryo (52) warga Gombelan RT 13. Menariknya,
pelaku yang dikenali mengenakan jaket hitam beraksi sangat cepat memanfaatkan
kondisi rumah korban yang sedang kosong.
Aksi pencurian terjadi sekira pukul 09.30 WIB. Menurut
data yang dihimpun di lapangan, sekitar pukul 08.00 WIB, Sunaryo
berangkat ke sawah. Kemudian selang satu jam kemudian ia pulang untuk takziyah.
Sesampai di rumah, ia mengajak istrinya, Suparti untuk takziyah ke
kerabat di daerah Toyogo, Sambungmacan. Mereka pun berangkat takziyah dan rumah
serta kios ditinggal dengan terlebih dahulu dikunci.
data yang dihimpun di lapangan, sekitar pukul 08.00 WIB, Sunaryo
berangkat ke sawah. Kemudian selang satu jam kemudian ia pulang untuk takziyah.
Sesampai di rumah, ia mengajak istrinya, Suparti untuk takziyah ke
kerabat di daerah Toyogo, Sambungmacan. Mereka pun berangkat takziyah dan rumah
serta kios ditinggal dengan terlebih dahulu dikunci.
Sekitar setengah jam berselang, pukul 09.30 WIB,
keduanya pulang. Setiba di rumah, Sunaryo langsung menuju ke kios untuk
mengambil obat hama.Bersamaan dengan itu, datang mobil loper untuk menyetor gas
elpiji. Saat hendak membayar, ia kaget mendapati kamarnya sudah dalam
kondisi berantakan. Ia makin panik setelah melihat termos tempat penyimpanan
uang sudah terbuka dan uang Rp 90 juta yang ada di dalamnya sudah amblas. Tak
hanya itu, perhiasan berupa kalung 20 gram, liontin 5 gram, 2 cincin 10 gram
yang ada di lemari juga amblas. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 102 juta.
Atas kejadian itu, korban langsung syok dan melaporkan kejadian itu ke
Polsek Gondang.
keduanya pulang. Setiba di rumah, Sunaryo langsung menuju ke kios untuk
mengambil obat hama.Bersamaan dengan itu, datang mobil loper untuk menyetor gas
elpiji. Saat hendak membayar, ia kaget mendapati kamarnya sudah dalam
kondisi berantakan. Ia makin panik setelah melihat termos tempat penyimpanan
uang sudah terbuka dan uang Rp 90 juta yang ada di dalamnya sudah amblas. Tak
hanya itu, perhiasan berupa kalung 20 gram, liontin 5 gram, 2 cincin 10 gram
yang ada di lemari juga amblas. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 102 juta.
Atas kejadian itu, korban langsung syok dan melaporkan kejadian itu ke
Polsek Gondang.
Sementara bersamaan dengan kegemparan itu, korban
menanyakan kepada kedua tetangga mereka, Herman (35) dan Parikem (60). Keduanya
mengaku sekitar 30 menit sebelum korban pulang, sempat melihat ada seorang
laki-laki dengan memakai jaket warna hitam, topi warna hitam dan mengendarai
sepeda motor jantan warna merah mengetuk pintu lalu. Lalu dijawab oleh Parikem
bahwa rumah sedang kosong ditinggal takziyah. Pria yang diduga pelaku itu
kemudian pergi ke arah selatan. Namun saksi mengaku tak menyangka jika pria
misterius itu yang telah melakukan pencurian di rumah korban.
menanyakan kepada kedua tetangga mereka, Herman (35) dan Parikem (60). Keduanya
mengaku sekitar 30 menit sebelum korban pulang, sempat melihat ada seorang
laki-laki dengan memakai jaket warna hitam, topi warna hitam dan mengendarai
sepeda motor jantan warna merah mengetuk pintu lalu. Lalu dijawab oleh Parikem
bahwa rumah sedang kosong ditinggal takziyah. Pria yang diduga pelaku itu
kemudian pergi ke arah selatan. Namun saksi mengaku tak menyangka jika pria
misterius itu yang telah melakukan pencurian di rumah korban.
Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek
Gondang, AKP Suhardi mengatakan sesaat setelah menerima laporan, tim langsung
melakukan olah TKP. Dari hasil pengecekan, pelaku diduga masuk dengan
cara mencongkel jendela memanfaatkan kondisi rumah yang kosong ditinggal
takziyah. “Saat ini masih dalam pendalaman. Yang jelas pelaku masuk melalui
jendela karena ada bekas congkelan, ” tukasnya.
Gondang, AKP Suhardi mengatakan sesaat setelah menerima laporan, tim langsung
melakukan olah TKP. Dari hasil pengecekan, pelaku diduga masuk dengan
cara mencongkel jendela memanfaatkan kondisi rumah yang kosong ditinggal
takziyah. “Saat ini masih dalam pendalaman. Yang jelas pelaku masuk melalui
jendela karena ada bekas congkelan, ” tukasnya.













